Tentang Yang ada di Indonesia - dari Bali.


Tanaman Kana - Tanaman Berbunga


Banyak pemilik rumah menginginkan teras rumahnya terlihat indah dan ceria. Entah itu teras rumah mewah, minimalis atau sederhana; tak jadi soal.

Teras rumah yang cantik dan indah memang bisa berfungsi sebagai penyejuk pemandangan di rumah. Juga sebagai sarana relaksasi setelah penat bekerja.

Pohon Kana Di Teras Rumah

Dari banyak cara membuat teras rumah menjadi indah dan membuat kerasan penghuninya, salah satunya adalah dengan menanam pohon Kana di setiap sudut rumah kita.

Kalau sampean belum tahu apa itu pohon Kana, tanaman ini adalah satu satu keluarga dari pisang-pisangan.

Ini karena bentuk fisik tanamannya, terutama daun, menyerupai pohon pisang yang lazim ditemui di kebun, di pinggir jalan, di pinggir kali, di pekarangan rumah, atau dimana saja.

Di Indonesia, gampang sekali menemukan tanaman jenis ini.

Kana tidak berbuah seperti halnya pohon pisang. Pun daunnya juga tidak selebar daun pisang, walaupun tekstur dan bentuknya sangat mirip.

Tapi, Kana akan mengeluarkan bunga. Nah, inilah yang bisa membuat teras rumah sampean akan bertambah kecantikan dan keindahannya.

Di teras rumah saya, sengaja saya tanam banyak pohon Kana di hampir setiap sudut yang ada. Dan sudah tentu, yang paling menyenangkan adalah ketika melihatnya berbunga.

Pohon Kana koleksi saya adalah yang berbunga berwarna kuning. Sebetulnya ada yang berbunga berwarna merah, tapi saya tidak memilikinya. Kedua warna tersebut sama-sama indahnya: terang menyala mencolok mata dan indah dipandang.

Pokoknya tidak rugi deh menanam pohon Kana di teras rumah.

Berikut adalah keunggulan kalau kita menanam pohon Kana di teras rumah kita.

1. BIAYA MURAH

Di sentra tanaman, satu polibag tanaman Kana hanya seharga Rp 3.500. Kalau sampean ingin berhemat dan bisa sedikit bersabar, beli saja 1 polibag.

Lalu tanam di pot kedap air, atau langsung di tanah. Tunggu 1 minggu, nanti akan tumbuh anak tanaman (diawali tunas) disebelah induknya. 3 hari lagi akan tumbuh anak lainnya, dan begitu seterusnya.

Kalau sudah banyak anak tunas, mereka bisa dipindah ke media lain untuk dibudidayakan. Nanti anaknya itu juga akan beranak lagi. Punya cucu, dan cicit.

Enak kan?

2. PERAWATAN SUPER MUDAH

Tanaman ini senang dengan air, atau minimal area yang lembab. Kana akan gembira sekali kalau pemiliknya menanamnya di sebuah pot yang kedap air (airnya menggenang di pot tersebut).

Punya saya hampir-hampir tak pernah saya beri pupuk, tapi toh selalu saja beranak dan tumbuh dengan sehat.

Bunga Tanaman Kana

3. DAUN TIDAK BERGUGURAN

Kalau sampean sangat suka kebersikan dan kerapihan, maka memelihara pohon Kana adalah pilihan tepat. Daunnya yang berwarna hijau segar melebar itu tidak pernah berguguran.

Kecuali nanti akan menguning dengan sendirinya karena memang sudah tua.

Jadi, area teras rumah sampean akan tetap bersih dari daun jatuh.

4. BUNGANYA INDAH

Tanaman Kana ketika berbunga, tak hanya indah, namun juga terang. Moncolok mata. Glow in the dark. Beneran.

Kalau sampean menanamnya didepan pagar rumah misalnya, lalu ada lampu mobil yang menyorotnya, bunganya akan terlihat berpendar. Indah dan terang!

Itu tadi beberapa keunggulan menanam pohon Kana di teras rumah.

Kalau berbicara keunggulan, tentu ada kelemahan. Baiklah, kalau memang dirasa ada kekurangan dari pohon Kana, berikut adalah daftarnya.

1. BERBUNGA TIDAK LAMA
Setiap pohon Kana akan mempunya lebih kurang antara 3-5 bakal bunga. Mereka akan mengeluarkan bunganya ada yang bersamaan, atau bergantian.

Kalau bergantian, biasanya selang 2 hari. Dan setiap 2 hari itu, satu tunas bunganya akan menyelesaikan tugas berbunganya. Jadi rata-rata, setiap pohon Kana akan berbunga secara berurutan hanya lebih kurang 1 minggu.

Tidak lama.

Setelah itu selesai, tak berbunga lagi, dan sebaiknya pohon itu segera ditebang, untuk memberi kesempatan pohon lainnya yang kecil-kecil tumbuh cepat dan maksimal.

2. TUMBUH CEPAT TAK TERKONTROL
Seperti sudah saya ceritakan diatas, pohon Kana cepat sekali beranak.

Bagi sampean yang kurang punya waktu beres-beres, terkadang pertumbuhannya akan sangat rimbun dan justru tak indah dipandang.

Tapi walaupun begitu, menyiasatinya tinggal ditebang saja pohon mana yang dirasa tak perlu, dan membiarkan yang terlihat bagus.

3. MENGUNDANG NYAMUK
Ini terjadi kalau sampean memakai media pot yang kedap air. Air menggenang akan disenangi nyamuk bertelor.

Oleh karena itu, menyiasatinya dengan menjaga debit air di pot tidak terlalu banyak. Diatur saja air hanya bertahan 2-3 harian.Setelah surut isi air baru lagi. Begitu seterusnya, sehingga dijamin nyamuk tak bakalan berternak disana.

Nah, itulah tips murah meriah menjadikan teras rumah kita menjadi indah, dengan adanya pohon Kana.

> Wisata ke Tegalalang Ubud Bali

< Bisnis Mandi Bola

Nama
Komentar
Kode Verifikasi (Tulis ulang kode berikut di kotak: TB10 )
   
 

TOP 10 ARTIKEL LAINNYA:

3 Jenis Buku Yang Sebaiknya Dibaca

3 Hal Penyebab Wasir

Backpacking ke Lombok

Cara Mengganti Ban Mobil Bocor

Cara Menjemput Rejeki

Hukum Islam dan Contohnya

Wisata ke Tegalalang Ubud Bali

Matematika Jongkok Tapi Kuliah Informatika

Daster Yang Tepat Untuk Muslimah

Tips Tidur Nyenyak Malam Hari Meski Batuk