Tentang Yang ada di Indonesia - dari Bali.


10 Alasan Mengapa Harus Piara Ayam di Rumah?


Home > 10 Alasan Mengapa Sekarang Juga Harus Piara Ayam Sendiri di Rumah! - Dibaca 201 x.

Mengapa sih memelihara ayam di rumah? Sebetulnya, memelihara ayam di rumah adalah ide yang menarik dan perlu untuk dipertimbangkan. Terlebih pada masa pendemi sekarang ini, dimana orang sering menghabiskan waktunya dirumah saja. Jadi daripada bengong, mending mencoba sesuatu yang baru. Dan cara membesarkan ayam di rumah sendiri itu tidak serumit yang dibayangkan, kok.

Tidak percaya? Ikuti pengalaman saya merawat dan membesarkan ayam dirumah sendiri berikut ini..

Memelihara Ayam Kate di Pekarangan Rumah

Selama ini orang lazim memelihara hewan pada umumnya, yaitu seperti burung, anjing atau kucing. Diluar hewan-hewan ini, orang masih jarang memeliharanya. Contohnya yaitu ayam.

Beberapa alasan mereka sebutkan mengapa enggan memelihara ayam. Seperti merawat ayam itu susah, dan (ini alasan no 1!) gak tahan dengan bau tahi ayam!

Wah..wah..benarkah seperti itu?

Tapi menurut pengalaman saya sih, memelihara ayam itu justru tidak sesusah itu. Dan bau tahinya pun juga tak begitu mengganggu. Asal (tentu saja) tahu ilmunya.

Baiklah, berdasar pengalaman, berikut ini 10 alasan,

Alasan Mengapa Kita Harus Punya Ayam Untuk Dipelihara?

1. Ayam Adalah Jam Weker Terbaik

Ayam mulai berkokok pagi hari sekitar pukul 03.00. Itu artinya sejam sebelum Subuh. Seorang Muslim yang baik mustinya sudah bangun pada pukul itu. Lalu mandi dan mendirikan shalat malam. Pada sepertiga malam terakhir seperti itu, adalah waktu yang mustajab untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah swt.

Nah, ayam disebut Jam Weker Terbaik, sebab ketika dia berkokok, dijamin kalian semua tak bisa menekan tombol Offnya, untuk kemudian lanjut tidur lagi hehehe..

Selepas pukul 03.00, ayam akan terus berkokok sepanjang hari. Tentu tak berkokok terus-menerus. Ada jedanya. Tapi itu biasa mereka lakukan hingga sore hari menjelang maghrib.

Oiya, kalau kamu ingin punya Jam Weker Terbaik ini, pastikan yang kamu pelihara adalah ayam jago, ya. Ayam jago = ayam jantan. Ayam jantan apa saja. Bisa ayam kate, ayam jowo (Jawa), ayam kampung, ayam hias, dsb.

2. Sarana Edukasi Untuk Anak

Pengetahuan tentang hewan amatlah penting bagi buah hati kita. Agar mereka peka dan menghargai sesama makhluk hidup ciptaan Allah swt.

Dan tahukah kamu?

Bahwa dengan punya peliharaan ayam di rumah kita sendiri, artinya secara tidak langsung anak-anak kita akan belajar dan punya pengetahuan tentang hewan. Dalam hal ini adalah ayam.

Pada umumnya, pertanyaan-pertanyaan umum seperti ini yang akan muncul:

  • Mengapa ayam jantan berkokok?
  • Mengapa ayam bisa bertelur?
  • Mengapa induk ayam mengerami telurnya?
  • Berapa lama mengerami telurnya?
  • Apa saja makanan ayam?
  • Mengapa ayam suka berlarian?
  • Mengapa anak ayam gampang mati?
  • Mengapa tahi ayam kok bau?
  • Dan seabreg-abreg tanya lainnya yang terkait dengan ayam

Kesemua pertanyaan itu otomatis akan muncul di kepala anak-anak kita. Dan karena setiap pertanyaan membutuhkan jawaban, kita sebagai ortu akan lebih mudah menjawabnya, oleh sebab 'ruang kelas' sudah ada tepat di rumah kita..

Telur ayam di nested box

Gambar 1: Hasil dari memunguti telur ayam di pekarangan rumah pada pagi hari.

Tak hanya anak-anak, bahkan istri saya baru tahu satu fakta penting tentang telur..

Ketika saya membeli 20 ekor ayam betina (tanpa ada jantan) untuk saya ambil telurnya nanti ketika sudah bertelur, dia bertanya: "Lha kalau tak ada jantannya, gimana bisa bertelur?"

Atas pertanyaan ini saya sungguh geli dan menjawabnya: "Istriku...Ayam betina akan selalu bertelur, tidak peduli ada jantannya atau tidak!".

"Kok gitu?" ulangnya.

"Ya memang gitu. Itu sudah takdir Allah swt hehehe...

Ayam jantan baru diperlukan, ketika betina mengerami dan menetaskan telurnya untuk menjadi anak ayam. Yaitu ketika ayam jantan membuahi indung telur ayam betina (kawin). Nah, ketika betina mengerami telurnya selama 21 hari, karena telur itu sudah dibuahi sebelumnya oleh si jantan, maka menetaslah telur-telur itu..begitcu!".

Artinya, kalau hanya diambil manfaat berupa telurnya saja (untuk dikonsumsi, misalnya), dan tidak berencana untuk ditetaskan, maka ayam jantan tak perlu ada.

3. Bisa Jadi Bisnis Sampingan

Ayam adalah bisnis. Bisnis adalah ayam. Itu matematika pasti.

Ayam itu, dari A - Z nya, adalah bisnis.

Sebut saja ini: Daging, telur dan tahinya sekalipun bisa dijadikan sumber bisnis.

Daging ayam sudah jamak menjadi makanan favorit harian makhluk yang bernama manusia. Tak hanya di Indonesia, tapi diseluruh dunia.

Begitu juga dengan telurnya. Telur ayam adalah bahan baku utama untuk menu makanan dan hampir semua olahan kue.

Gimana dengan tahinya? Tahi ayam bisa menjadi pupuk kandang yang sangat manjur untuk menyuburkan tanah.

Tiada hari tanpa ayam.

Nah, gimana, tertarik untuk menjadikan ayam peliharaan kita dirumah menjadi bisnis sampingan baru di musim pandemi ini?

Atau justru menjadikannya sebagai bisnis utama baru? Dengan menjadi juragan produksi telur atau daging ayam? Wallahu'alam..

4. Pengisi waktu work from home

Pada masa pandemi dimana banyak orang sering berada di rumah, salah satu cara mengusir kebosanan adalah dengan memelihara hewan di rumah. Dan, pilihan memelihara ayam di rumah bisa menjadi salah satu alternatif.

Pagi-pagi, kita bisa memulai dengan membersihkan kandang ayam sekedarnya. Lalu memberinya pakan baru, dan mengganti air minumnya. Tak lama kok aktifitas ini. Dan sembari menikmati melihat ayam berlarian dan berkokok, itu adalah hiburan asyik dan gratis yang menyenangkan.

Nanti sore harinya, diberi lagi pakan kedua. Ini juga seharusnya tak perlu waktu lama.

Punya beberapa ekor ayam di rumah tidaklah merepotkan. Tidak seribet yang dibayangkan. Mau itu ayam jago, ayam bangkok atau ayam petelur sekalipun, relatif mudah dalam perawatannya.

So, itu bisa menjadi pengisi waktu luang terbaik pada masa pandemi.

5. Menyalurkan hobi

Hobi bisa bermacam-macam. Dari yang mahal hingga murah. Yang ribet hingga mudah. Yang khusus atau umum. Apapun hobinya, asalkan bisa mendatangkan keasyikan, maka lakukan saja.

Dan yakinlah dengan hobi memelihara ayam, itu bisa mendatangkan hiburan dan keasyikan dalam keseharian.

Mengenai ayam jenis apa yang ingin dipelihara, silakan disesuaikan dengan kegemaran masing-masing ya..

Ada orang yang hobi dan gemar piara ayam hias. Ada juga ayam jago saja. Atau ayam mungil kayak ayam Kate. Ada juga lho yang senang piara ayam untuk diambil telurnya tiap hari.

6. Senang mendengar ayam berkokok

Mendengar ayam berkokok lantang adalah kesenangan tersendiri. Bisa menentramkan hati. Menenangkan pikiran.

Bisa mengingatkan kita pada pedesaan yang adem dan asri. Yang tentram dan damai.

Orang desa manapun yang sudah lama tinggal di kota, pasti ingin segera pulang sejenak ke kampungnya jika tetiba terdengar suara ayam jantan berkokok..

7. Sering ketawa melihat tingkah laku ayam

Tak kalah dengan kucing, tingkah laku ayam juga sering mengundang tawa. Baik itu anak ayam (doc - day old chicken) atau ayam dewasa.

Manfaat memelihara ayam akan berdampak pada kesehatan imun tubuh kita. Sebab kita akan sering tertawa.

Dengan caranya yang khas, seperti lari berkejaran, berebutan makanan atau gelisah mondar-mandir hendak bertelur, mau tak mau kita akan tersenyum atau bahkan tertawa tergelak demi melihat sendiri kelucuan tingkah laku ayam.

8. Lega bisa konsumsi daging ayam milik sendiri

Sudah bukan rahasia lagi tentang kurang sehatnya daging ayam yang dijual pada umumnya di pasar atau pinggir jalan. Itu dikarenakan ransum makanan mereka yang tidak higienis dan tidak peduli pada unsur bahan pakan yang sehat.

Nah, dengan memelihara sendiri ayam-ayam kita, sedikit banyak kita bisa melakukan kontrol pada pakannya.

Misalnya banyak dicampur dengan sayuran seperti kangkung, bekas sisa nasi, cacing tanah atau tumbuhan liar kecil berwarna hijau yang banyak kita jumpai di pekarangan rumah.

Dengan pakan ayam sehat dan alami seperti itu, insyaAllah kualitas daging ayam yang akan disantap lebih higienis dan sehat. Dan manfaat memelihara ayam akan kita rasakan sendiri demi kesehatan kita.

9. Bahagia ketika ayam betina mulai bertelur dan memungutinya

Bisa dibilang momen paling memuaskan memelihara ayam adalah ketika kita memunguti telur-telurnya. Hati kita biasanya membuncah dan riang gembira.

Itu seperti memunguti harta karun tiada ternilai, langsung dari rumah kita.

Dengan telur-telur itu bisa kita konsumsi untuk melengkapi menu sehat keseharian kita. Atau digunakan untuk bahan kue bikinan sendiri.

Bisa juga lho telur-telur itu dijual ke tetangga. Misalnya telur dengan harga hanya Rp 20.000 per kg, bisa dipastikan akan laris manis tuh telur dagangan kita.

Ingin bersedekah telur? Bisa kok. Tinggal kasihkan aja telur-telur segar itu langsung ke tetangga! Dijamin mereka pasti akan sangat berterima kasih atas pemberian sederhana namun bermakna itu.

10. Puas banget ketika melihat induk betina ayam sukses menetaskan telur-telurnya

Menetaskan telur ayam adalah pekerjaan lumayan sulit, terutama bagi pemula.

Ada beberapa hal yang harus disiapkan.

Misalnya menyiapkan kandang yang nyaman dan aman, tempat makan dan minum yang bersih, dan menanti lamanya hari menunggu hari penetasan (induk ayam akan mengerami telurnya selama 21 hari untuk kemudian telur itu menetas).

Itu juga kalau induknya mau mengerami. Dalam beberapa kasus, banyak induk ayam yang tak mau mengerami telurnya, dan bahkan memakan habis semua telurnya!

Jadi, kalau pada akhirnya indukan ayam betina kita sukses menetaskan telurnya, kita akan merasa puas dan senaaaaang sekali :)

Anak ayam umur 1 minggu - doc day old chicks

Gambar 2: Anak ayam (DOC - day old chicken) berlarian di sumur belakang rumahku.

Nah, itulah 10 alasan mengapa orang harus memelihara ayam di rumah.

Tunggu apalagi? Ayo, segera beli anak ayam dan rawat mereka hingga dewasa!

 

ARTIKEL TERKAIT:

Begini Cara Praktis Memelihara Ayam di Rumah Sendiri
Anak ayam petelur - doc ayam petelur

Ketahui 3 Jenis Ayam Yang Tepat Dipiara di Rumah
Ayam Petelur tepat dipelihara di rumah

DIY! 5 Ide Kreatif Kandang Ayam Paling Murah & Simpel
Ide Membuat Kandang Ayam Sendiri di Rumah

Video Langka: Saksikan Detik-Detik Ayam Bertelur Disini!
Ayam petelur mengeluarkan telurnya: video langka ayam sedang bertelur

Ayam Hias Serama
Ayam serama jantan dan betina

Bagikan Artikel Ini:

Beri Komentarmu, Ya..
Nama
Komentar
Kode Verifikasi (Tulis ulang kode berikut di kotak: TB10 )
 

TOP 10 ARTIKEL ASYIK LAINNYA:

Ikan Nila Mau Bertelur Beranak Dibaca 4.556 x

Mengapa Harus Ikan Koi dan Nila? Dibaca 2.195 x

Detik-Detik Ikan Nila Bertelur dan Beranak di Kolam Dibaca 1.387 x

Bagaimana Merawat Anak Kucing Umur 1 Bulan? Dibaca 1.217 x

6 Alasan Harus Berwisata ke Kawah Gunung Ijen Melihat Blue Fire Dibaca 907 x

Buat Jebakan Burung Mudah dan Praktis Dibaca 775 x

Tanaman Kana - Canna Berbunga Cantik Dibaca 581 x

Matematika Jongkok Namun Kuliah di Jurusan Komputer Dibaca 561 x

3 Cara Merawat Rumput: Simak Agar Rumputmu Terus Menghijau Dibaca 453 x

Inilah 3 Penyebab Wasir Dan 1 Cara Saja Dalam Mengatasinya Dibaca 448 x