Cara Menuju Tegalalang Ubud, Tempat Wisata Gratis di Bali

Adalah Tegalalang di Ubud, sebuah tempat wisata di Bali yang menawarkan pemandangan sawah yang unik. Tidak seperti areal persawahan di belahan lain tanah air, sawah di Tegalalang tersusun secara berundak nan apik dan rapi. Bagaikan disengaja sebelumnya untuk disusun tertib seperti itu. Dan mungkin sejak mula memang sengaja disusun rapi seperti itu, agar mampu menarik minat wisatawan untuk datang mengunjungi dan menikmatinya.

Wisata Gratis Tegalalang UbudDan long week end kemarin saya bersama keluarga mengunjungi tempat wisata terkenal (namun gratis, alias tanpa tiket masuk) di Ubud, Bali ini. Kalaulah ada bayar, hanya untuk bayar parkir mobil Rp 10.000. Kalau bawa motor mungkin bisa lebih murah lagi, Rp 5.000.

Oiya, bagi kamu yang ingin irit dengan berkunjung ke tempat wisata gratis tanpa tiket masuk, tapi tetap berkualitas, kunjungi Waterblow Nusa Dua Bali. Dijamin pasti puas..!

Perjalanan saya dimulai dari daerah Kuta. Lama perjalanan bermobil dari Kuta menuju Tegalalang Ubud adalah 1,5 jam. Kalau naik motor bisa sampai dalam 1 jam, karena lebih bisa menghindari macet selama perjalanan.

Rute perjalanannya sendiri sangat mudah. Kalaupun masih kesasar, bisa tanya orang-orang yang ada di sepanjang..

Petunjuk Perjalanan Dari Kuta menuju Tegalalang Ubud

Berikut adalah petunjuk atau cara menuju tempat wisata Tegalalang Ubud dari Kuta atau Denpasar.

Pertama-tama adalah melewati by pass Ngurah Rai di Sanur, lalu sambung ke by pass Ida Bagus Mantra di kab Gianyar dan ketemu dengan daerah Celuk, dimana terdapat pasar seni yang sangat terkenal di kalangan turis lokal yaitu Pasar Seni Sukawati dan Pasar Seni Guwang.

Setelah lepas dari kedua pasar seni diatas, perjalanan kemudian masuk ke desa Mas, tempat perajin perak di Bali, lalu ketemu dengan Andong dan Petulu. Andong dan Petulu ini sudah dekat dengan kawasan Ubud, dan kedua tempat ini terkenal dengan handicraftnya.

Sepanjang perjalanan banyak terdapat toko-toko kerajinan tangan dari bahan alami. Juga banyak pompa bensin dan juga tempat makan. Bagi yang Muslim, ada beberapa tempat makan Halal sepanjang perjalanan. Saya sendiri menyempatkan makan siang di Ayam Goreng Prambanan, yang sudah ada Halal MUI nya itu.

Waktu terbaik mengunjungi Tegalalang menurut saya bisa sembarang waktu. Bisa pagi, siang atau menjelang sore. Tegalalang adalah area persawahan, jadi kapan saja dari pagi sampai sore pemandangannya tetap bagus. Berbeda dengan mengunjungi obyek wisata berupa pantai, sangat disarankan untuk mengunjunginya di awal pagi hari (untuk melihat sunrise) atau sore hari (sunset).

Tegalalang Bali WisataTanpa tiket masukSaya sendiri sampai di Tegalalang pukul 12.30 siang. Sampai sana, seperti yang sudah saya duga, dapat parkir mobilnya sudah sulit. Agak jauh 500 meter dari lokasi utama. Tapi tak apa, jalan kaki dikit untuk olahraga, namanya juga liburan… 🙂

Begitu sampai di lokasi utama, sejauh mata memandang kearah bawah, melulu berupa sawah. Waktu itu kebetulan padinya masih menghijau. Saya lihat banyak sekali turis bule yang turun ke area persawahan nun jauh disana. Sangat segar dan mendamaikan. Pantesan bule-bule itu girang bukan kepalang.

Para bule itu terlihat sumringah 🙂 Mungkin mereka baru sekali itu lihat sawah dan padi pertama kali hehe…

Saya sendiri yang turis lokal dan sudah melihat sawah dimana-mana seumur hidup ini 🙂 , begitu melihat Tegalalang ini jadi kesemsem juga haha..ditambah dengan segarnya udara khas area persawahan, jadinya membuat makin adem mata dan hati ini 🙂

Oiya, karena saya membawa anak-anak yang masih kecil, niat untuk turun ke bawah saya urungkan. Kalau seorang diri atau berdua saja bersama istri, fisik saya insya Allah kuat naik-turun area persawahan itu.

Tapi kalau sambil menggendong anak, bisa-bisa kaki ini sedikit bengkak-bengkak sepulang dari Tegalalang Ubud, hahaha….

Arif Haliman

http://www.muslimbusana.com – Toko Busana Muslim Online di Bali

Busana Muslim Berkualitas

Save

Did you enjoy this post? Why not leave a comment below and continue the conversation, or subscribe to my feed and get articles like this delivered automatically to your feed reader.

Comments

No comments yet.

Leave a comment

(required)

(required)