Tag-Archive for » unibraw «

Thursday, July 30th, 2009 | Author: Arif Haliman

Yeap, insyaAllah 2 hari lagi saya akan menuju kota dingin Malang di Jawa Timur. Misi utamanya adalah bersilaturahmi dengan sesama pengusung konsep Tangan Diatas. Misi sampingannya adalah mendapatkan tambahan ilmu dalam hal berbisnis ria, entah itu berbasis online ataukah offline. Misi bonusnya adalah mungkin saja bisa bertemu dengan kawan-kawan lama dulu di Malang :) . Acara seperti ini bisa menjadi vitamin tambahan bagi saya untuk tetap menjaga semangat kewirausahaan.

Malang adalah kota yang nggak asing buat saya. 5 tahun penuh sempat saya habiskan disana untuk keperluan kuliah di Universitas Brawijaya Malang. Selain udaranya yang suejuk, kedinamisan kotanya membuat saya suka dengan kota ini. Dikota ini bertebaran perguruan tinggi negeri dan swasta. Geliat industri mengiringinya dengan pasti. Wisata? Jangan ditanya, kamu pasti sudah tidak asing dengar kota wisata Batu, kan?

Okay, back to topic. Tanggal 2 Agustus nanti insyaAllah akan dihelat sebuah acara yang diberi judul Festival Entrepreneur Malang 2009. Acara ini dihelat oleh Tangan Diatas (TDA), sebuah komunitas yang saya kagumi sejak lama karena provokasi dan suntikan semangat yang dikobarkannya untuk menekuni dunia bisnis dan memiliki usaha sendiri, dan tidak menjadi pegawai.

Acara yang dihelat oleh TDA ini sudah lama saya tunggu-tunggu. Karena menurut saya, acara-acara mereka masih terpusat di Jakarta dan Jawa Barat. Jangankan di Bali yang menjadi home base saya, di Jawa Timur saja sangat jarang mereka mengadakan kegiatan. Ataukah mungkin saya saja yang tidak tahu? Ah, sudahlah, kebetulan, TDA Ngalam akan mengadakan milad ini di kota Malang pada bulan Agustus 2009, yah, akhirya bisa ditebak, saya kepincut dan akhirya insyaAllah menjadi peserta. Saya sudah terdaftar lho, bisa dilihat disini http://milad.tdangalam.com/peserta/, no 74 (mode narsis: ON).

Saya ingin tetap memelihara dan juga manambah semangat wirausaha agar tetap bercokol. Semangat ini mirip-mirip dengan keimanan seseorang, kadang tinggi, kadang rendah. Dengan menghadiri acara seperti ini, saya berharap berbagai misi yang telah saya sebutkan diatas bisa dicapai. Atau setidaknya sebagai tambahan pengalaman mengikuti acara bertema wirausaha seperti ini. Acara dengan tema sejenis (motivasi) terakhir yang saya hadiri adalah lebih dari setengah tahun yang lalu, yaitu acaranya Andri Wongso Tomorrow Will Be Better.

Saat ini saya sudah dan sedang menjalankan bisnis rental car Bali saya dan jual baju muslim online. Alhamdulillah saya masih diberi kesempatan sama Gusti Allah untuk terus menjalaninya. Semoga saja terus diberi kepercayaan ini degnan banyak-banyak mensyukurinya. Harapan saya setelah ini adalah, merealisasikan keinginan saya yang sempat terpendam yaitu menjadi produsen busana muslim, dikarenakan hilangnya semangat ini.

Semoga diacara ini nanti saya akan mendapatkan buanyak manfaat.

Apakah kamu salah satu dari peserta Festival Entrepreneur Malang 2009 kali ini? If so, see you there!

Category: Pribadi  | Tags: , , ,  | 2 Comments
Wednesday, May 13th, 2009 | Author: Arif Haliman

Pertanyaan diatas kerap sekali diajukan oleh teman-teman saya, baik pada saat saya masih menjalani bangku perkuliahan ataupun saat sudah mentas dari sana dan memasuki masa bekerja-profesional-8-jam-sehari-namun-akhirnya-gak-merasa-nyaman itu. Bahkan sekarang ini, beberapa teman lewat obrolan santai masih juga sempat terlontar pertanyaan itu, demi mengetahui saya kurang gape matematika namun ternyata saya alumni mahasiswa jurusan komputer.

Sekedar informasi, saya adalah alumni Universitas Brawijaya Malang jurusan MITEK (Manajemen Informatika dan Teknik Komputer). Disana saya mengambil jurusan Manajemen Informatika. Sudah tahu semua kan apa itu jurusan? Ya, saudara-saudara, itu jurusan perkuliahan yang secara khusus mempelajari software atau perangkat lunak komputer. Sekedar informasi juga, bahwa semua mahasiswa yang kuliah di jurusan ini akan dijejali dengan beberapa mata kuliah pokok seperti Logika, Algoritma, Pemrograman Terstruktur, dsb. Tidak ketinggalan juga ilmu statistika kayak Deskriptif dan Probabilitas.

Nah, kuliah di jurusan komputer berarti juga akan mempelajari makhluk mengerikan yang bernama Matematika. Ya, matematika! Saya sebut mengerikan karena perut saya bisa langsung mules bahkan hanya dengan membayangkannya. Buat sebagian orang mungkin matematika adalah pelajaran yang sangat menyenangkan, mengasyikkan dan membikin kangen. Tapi buat saya, matematika adalah a-must-avoided-lesson, sebuah pelajaran yang (kalau bisa) wajib dihindari hehe.. :) . Matematika yang dipelajari disini mencakup sekitar ilmu Aljabar, Trigonometri, Kalkulus, walah, apa lagi ya..Saya gak bisa melanjutkannya, perut mules ;) .

Matematika itu gampang? Ya, saya akui bagi kamu semua mungkin memang gampang. Tapi buat saya? GAK DEH! Mungkin saking emohnya, bisa saya umumkan dan membuat klaim bahwa saya adalah orang yang paling tidak bisa dan tidak akan pernah suka matematika hehe ;) .

Lantas mengapa saya masih nekat juga dulu jadi mahasiswa komputer? Saya juga agak heran dan agak bingung menjawabnya. Pokoknya sejak SMA sudah tidak nyambung kenapa kemudian setelah lulus saya bisa kuliah komputer. Waktu di SMA saya mengambil jurusan Bahasa. Alasan saya sederhana saja waktu itu: Mau ambil IPS, ya gitu-gitu aja IPS itu, adem ayem :) (maaf buat para alumni IPS..). Mau ambil IPA, walah disitu nanti ketemu matematika nan bejibun. Ya udah, ambil bahasa saja deh. Lumayan, bisa belajar bahasa Inggris dan Bahsa Jepang (syahdan, beberapa tahun kemudian, pilihan saya ternyata tepat ambil jurusan Bahasa, soalnya mantan bos saya di Bali seorang bule).

Singkat cerita, ya sudah, setelah lulus SMA, bukannya ikut daftar UMPTN jurusan Sastra Inggris atau Sastra Jepang misalnya, saya kok malah daftar Manajemen Informatika!! Gubrak! Kemudian ndilalahnya (*halah, boso opo iki..*) kok malah diterima?? Piye Unibraw iki??? Lha wong padahal tes masuknya juga (lagi-lagi) ada matematikanya.

Ya gitu deh, kembali ke pokok paragraf pertama tulisan ini, menjawab pertanyaan teman-teman kok bisa-bisanya ora iso matematika tapi bisa kuliah jurusan komputer? Ternyata lambat laun saya menyadari bahwa belajar ilmu komputer itu tidak melulu belajar hal matematika. Ada ilmu lain yang lebih penting dan utama, yaitu Logika. Yeap, LOGIKA.

Contoh gampangnya dalam dunia nyata: Saya ada di Denpasar dan saya ingin pergi ke Surabaya. Nah, logika saya dituntut bagaimana supaya saya bisa sampai di Surabaya secara efektif dan efisien! Itu saja. Mau pakai pesawat terbang, pakai mobil, atau jalan kaki, boleh terserah. Mau melek terus selama perjalanan, mau tidur, mau ngobrol dengan supir, silakan terserah. Entah dengan cara yang bagaimana, pokoknya prinsip efektif dan efisien harus dipenuhi.

Di jurusan perkuliahan komputer, mata kuliah ini wajib ada, karena setiap lulusan mahasiswa komputer harus kuat logikanya. Logika dalam membuat alur diagram program komputer dan mengaplikasikannya dalam bentuk kode sumber (source code) secara efektif dan efisien sehingga nantinya akan menghasilkan sebuah keluaran (output) yang salah satu manfaatnya bisa digunakan untuk membantu mempermudah pengambilan keputusan (decision making) sebuah badan atau organisasi.

Kemampuan kita dalam menghasilkan sebuah program aplikasi komputer yang diinginkan sangat tergantung dalam kemampuan kita dalam berlogika.  Aplikasi komputer bisa bermacam-macam wujudnya. Tidak jauh-jauh dari keseharian kita contohnya, program kasir di supermarket atau apotek, program bengkel di bengkel mobil atau motor, dan sebagainya. Banyak contohnya. Wordpress yang kita pakai ini salah satu contoh onlinenya. Contoh online lain adalah website Bali Hotel bikinan saya.

Logika itu kita bawa terus mulai dari disain sistem sampai biasanya sembari kita menulis kode sumber. Bagaimana caranya agar kode sumber kita itu mudah dan cepat untuk dieksekusi sehingga akan menghasilkan keluaran seperti yang diinginkan. Jangan sampai logika kita mandek. Akibatnya bisa ditebak, program komputer itu tidak bisa jalan. Atau kalaupun jalan, biasanya hasilnya akan ngawur.

Nah, sekali lagi, secara sederhana, logika itu berbeda dengan matematika. Bahwa matematika itu mutlak dibutuhkan sebagai penunjang kemampuan logika kita, itu memang betul. Namun yang diingat sekali lagi, matematika itu berbeda dengan logika. Jadi, gak bisa matematika tapi lulus dari jurusan komputer? Senangi aja Logika-nya!

Category: Pribadi  | Tags: , , , ,  | 7 Comments
eXTReMe Tracker