Tag-Archive for » tanah lot «

Saturday, May 09th, 2009 | Author: Arif Haliman

Kalau kamu berlibur ke Bali dan belum sempat mampir ke Pasar Seni Sukowati, bisa dipastikan kamu sangat ketinggalan jaman. Sebagai turis lokal, pasar seni Sukowait is a must-visit place, sebuah tempat yang harus dikunjungi. Kalau ke Bali dan tidak mengunjungi pasar seni ini, seperti kamu ke Bali tapi tidak mampir ke Joger atau ke Pantai Kuta. Kamu belum bisa dibilang sudah ke Bali!

Mengapa begitu? Well, yang namanya acara liburan, entah itu ke Bali atau ketempat yang lainnya seperti Yogyakarta, Lombok, dsb, acara shopping atau berbelanja adalah salah satu hal yang harus dilakukan. Kegiatan berbelanja kayak gini sudah tidak didominasi oleh kaum Hawa saja, namun juga kaum Adam. Tidak percaya? Ayo ngaku saja, yang pernah liburan dan yang merasa cowok, pastilah juga ikut-ikutan berbelanja entah sekedar menghabiskan uang saku atau untuk sekedar membawa oleh-oleh buat keluarga atau teman sepulang liburan.

Nah, yang namanya Pasar Seni Sukowati Bali ini adalah surga berbelanja bagi para turis, utamanya turis lokal. Mengapa? Karena harga yang ditemui dipasar ini sangat-sangat miring alias murah! Barang-barang apa sajakah yang bisa ditemui di pasar seni yang berlokasi di kabupaten Gianyar Bali ini? Banyak! Mulai dari daster, baju kaos, lukisan, anting-anting, berbagai macam kerajinan tangan, produk tas Bali, dsb.

Masih kurang? Kamu juga bisa menjumpai aneka produk celana, aneka topi, sarung Bali, patung-patung dan berbagai miniatur kayak miniatur sepeda motor, becak, sepeda ontel, dsb. Lucu-lucu bentuknya. Dijamin semua komplet bisa ditemui di Pasar Seni Sukowati Bali ini dengan berbagai macam produk bernuansa Bali yang sangat kental. Dan yang paling penting: semuanya dijual dengan harga super miring! Kamu tidak bakal menjumpai aneka produk yang saya sebutkan diatas ditempat lain di Bali ini, apalagi kalau kamu membelinya di tempat-tempat wisata terkenal lainnya kayak Tanah Lot, Garuda Wisnu Kencana, Uluwatu, dsb. Dijamin!

Dengan harga super miring seperti itu, lantas apakah sudah tidak bisa ditawar? Wah, jangan salah sangka..Itu harga masih bisa ditawar. Malah kalau kamu nggak nawar, bisa-bisa kamu bisa dapat harga yang sama dengan kalau kamu membelinya ditempat wisata terkenal di Bali seperti yang disebutkan diatas. Jadi, terutama buat para cewek, kemampuan terbaikmu dalam melakukan tawar-menawar pembelian akan diuji disini :) .

Berdasarkan lokasi, pasar seni Sukowati Bali tidak begitu jauh lokasinya dari Kuta ataupun Denpasar. Hanya sekitar 30 menit. Yah, 45 menitan lah pas kalau jalanan agak ramai. Kalau kamu berwisata ke Bali bersama dengan rombongan bus, jangan lupa untuk menanyakan ke tour guide nya apakah pasar Sukowati masuk dalam daftar kunjungan. Kalau iya, maka bersyukurlah kamu :) . Kalau tidak, maka saya sarankan untuk segera protes dan minta supaya Sukowati dimasukkan dalam daftar kunjungan. Sebab, kapan lagi dan dimana lagi bisa berbelanja produk kerajinan tangan Bali dengan harga yang miring??

Atau kalau kamu belum sempat ke Bali tapi ingin mendapatkan salah satu produk khas Bali seperti produk tas Bali yang cantik-cantik itu? Ehem..mudah kok. Silakan beli saja via online di BaliOmeng.com :) . Ditunggu ya..!

Sunday, May 03rd, 2009 | Author: Arif Haliman

Kalau kamu seorang muslim dan hendak berwisata ke Pulau Dewata Bali, ada baiknya untuk mengetahui keberadaan masjid-masjid yang ada di Bali agar kamu tetap bisa menjalankan ibadah wajib ini pas kamu berada disini. Agar liburan dapat, ibadah wajib juga dapat. Namun walaupun begitu, tentunya kamu tahu kalau pulau Bali didiami mayoritas penduduk beragama Hindu. Oleh sebab itu tidak perlu heran tempat ibadah yang terbanyak adalah pura. Tempat ibadah umat lain seperti Islam dengan masjidnya, tentu ada, namun dengan jumlah yang relatif lebih sedikit.

Berikut adalah 3 masjid (besar) yang bisa dijadikan bahan pengetahuan baik sebagai kamu seorang turis, atau penduduk tetap pulau Bali seperti saya. Ketiganya berlokasi di tempat yang strategis. Namun maaf belum bisa mempersembahkan gambar berupa jepretan foto karena seringnya kelupaan bawa kamera. Hehe alesan.. ;) .

Masjid Nurul Huda
Bagi para penduduk tetap kota Denpasar yang beragama muslim dan memiliki aktifitas pekerjaan atau keseharian disekitar bandara internasional Ngurah Rai Bali, masjid Nurul Huda merupakan tempat yang strategis. Dengan hanya berjarak 1 kilometer dari bandara tersibuk di Indonesia ini, masjid ini kerap menjadi jujugan para jamaah.

Bagi para pelancong dari luar Bali, masjid ini juga bisa menjadi tempat ibadah dan istirahat yang lumayan. Kalau misalnya kamu baru saja landing, dan waktu shalat sudah masuk, menunaikan shalat di masjid ini bisa jadi bahan pertimbangan.

Saya juga sering memanfaatkan masjid ini kalau pas mengantar mobil Bali car rental saya, baik sebelum atau sesudah menjemput tamu saya.

Sebenarnya ada lagi musholla (sori, saya lupa namanya) yang lebih dekat lagi ke bandara. Lokasi persisnya pas dipintu keluar bandara. Mushola ini sebetulnya lebih strategis, namun karena tidak sebesar yang namanya masjid, mungkin lebih nyaman kalau sekalian saja datang ke masjid bandara Bali, Nurul Huda.

Sebenarnya lagi ada masjid (masjid lupa lagi namanya, kebanyakan lupa sih ;) ) yang tidak kalah megahnya dengan masjid Nurul Huda. Lokasinya dari Nurul Huda terus saja menuju by pass Ngurah Rai. Di Kampung Bugis. Ini juga masjid yang oke punya untuk menunaikan shalat kalau pas kamu berada disekitar bandara.

Masjid Agung Sudirman
Ini bisa dibilang masjid jami’ kota Denpasar. Tahu artinya jami’ kan? Kalau di Jawa, masjid jami’ biasanya sebagai landmark tempat ibadah (masjid) sebuah kota yang letaknya berada dipusat keramaian kota, atau alun-alaun.

Nah, majid Agung Sudirman ini bisa dibilang kayak gitu. Lokasinya tepat di jantung kota Denpasar. Ini adalah masjid teramai didatangi para jamaah seperti pas shalat Tarawih, utamanya hari-hari pertama bulan Ramadhan. Asli jadi lupa kalau ini Bali! Itu karena saking banyaknya jamaah tumplek blek berbondong-bondong menuju ke masjid Agung Sudirman dan semuanya rata-rata memakai pakaian muslim yang bagus.

Masjid ini kerap didatangi oleh para penceramah kondang kayak Aa Gym, Arifin Ilham, Hari Mukti, dsb untuk memberikan khotbah. Pssst..pas dulu Aa Gym khotbah safari Ramadhan, saya sontak menjadi terkenal seantero Indonesia beberapa saat ;) . Apa pasal? Kamera tipi sempat ngesyut saya sekitar 5 detik pas sedang khusyuk berdoa di sesi berdoa. Beberapa saat setelah acara pengajian selesai saya banjir sms dari teman-teman yang masih ingat saya. Hehe..ada yang bilang: ‘Walah, raimu mlebu tivi!’ (bahasa Jawa..Bahasa Indonesianya: ‘Walah, wajahmu masuk tivi!’). Hehe..

Disebut masjid Agung Sudirman karena lokasinya berada di kawasan Jalan Sudirman kota Denpasar. Suasana masjidnya sangat asyik dan nyaman. Saya sama anak dan istri kerap berkunjung ke masjid ini untuk shalat berjamaah.

Masjid An-nur.
Masjid ini juga tidak kalah strategis lokasinya. Berada dikawasan Jalan Teuku Umar Denpasar. Kalau lagi ada shalat Jumat jalan raya ini harus ditutup dan lalu-lintas dialihkan ke jalan lain karena saking sesaknya jamaah.

Saya alhamdulilah insyaAllah menjadi peserta pengajian rutin tiap selasa dan rabu malam di masjid ini. Acaranya ba’da maghrib sampai Isya’ dan kemudian diteruskan dengan shalat Isya’ berjamaah.

Itu saja dulu beberapa masjid yang bisa saya informasikan. Sebetulnya masih banyak lagi masjid yang bisa diinformasikan disini, seperti masjid di hotel Sanur Paradise Plaza, masjid di Kampung Islam, masjid di Kampung Jawa, masjid di daerah Marlboro, dsb. Mungkin insyaAllah lain waktu.

Oh ya, terakhir, khusus pas waktu kamu berwisata ke Tanah Lot, disana juga ada mushola kecil (memang mushola ada yang besar??). Biasanya sangat berguna untuk melakukan shalat Ashar dan Maghrib. Soalnya kan pergi ke Tanah Lot jamaknya waktu-waktu sekitar sore hari untuk melihat sunset.

eXTReMe Tracker