Datang lagi kulakan busana muslim SIK Clothing hari ini. Tidak begitu banyak untuk ukuran kami. Namun seperti biasanya apabila datang kiriman dalam jumlah ratusan seperti yang terlihat pada gambar disamping, saya dan istri akan sangat sibuk. Terutama untuk order dalam jumlah besar (grosir), hal seperti ini bisa menyita waktu kami seharian. Tersitanya waktu untuk menangani order grosir seperti ini membawa kesibukan yang bermacam-macam, seperti melakukan packing termasuk menjahitnya, melakukan pengelompokan berdasarkan kode barang, mencetak invoice, dll. Pokoknya zuper zibuk dah
.
Belum lagi keusilan anak balita kami (si Tika) yang kerap ‘mencuri’ peralatan jahit-menjahit, spidol, solasi, pulpen, dsb. Nih anak hobi sekali membawa lari alat-alat tersebut justru disaat kita hendak memakainya. Tampaknya dia bahagia sekali bisa dengan sukses menggoda kami berdua seperti itu
. Dan dia bisa tertawa dengan sangat puasnya apabila saya atau istri sudah mulai mengejar dia untuk merebut kembali peralatan itu
. Dan biasanya pula, karena istri jauh lebih sibuk daripada saya dan tingkat stresnya lebih tinggi, menggunakan senjata terakhir kalau anak ini susah ditangkap: Cubit!
Tapi sesibuk dan semenderitanya (*halah*) kami untuk menangani urusan order seperti itu, tetap saja bahagia. Ya iyalah, masak barang laku dan terima uang gak bahagia
. Sibuk model gini adalah Problem. Namun kebanyakan orang yang berkecimpung dalam bisnis, menamakannya Happy Problem! Sebuah masalah, namun masalah ini bisa mendatangkan kesenangan dan kebahagiaan.
Biasanya apabila paket datang pada siang hari atau sebelum jam makan siang, kami akan bisa mengepaknya sejak paket tersebut datang, dan langsung ngacir ke kantor pos untuk dikirim lewat sana. Kebetulan orang yang mengorder secara grosir kaos busana muslim SIK Clothing ini dari Malaysia, sehingga harus dikirim via pos (EMS International) yang lebih cepat, murah dan reliable dibanding jasa pengiriman paket keluar negeri oleh perusahaan lain.
Ngomong-ngomong mengenai produk busana muslim dengan bahan dasar kaos, sepertinya merek SIK Clothing setidaknya sampai saat ini menduduki peringkat pertama dalam hal penjualan. Saya kurang begitu tahu dengan website-website lain yang juga menjual busana muslim kaos ini, namun yang terjadi di website website jualan baju muslim saya, untuk bahan kaos SIK Clothing masih menduduki peringkat pertama.
Sebetulnya ada merek lain yang berbahan kaos seperti Qirani dan OsMoes. Dan walaupun dari segi penjualan kedua merek ini juga semakin menunjukkan peningkatan permintaan, namun masih kalah oleh SIK Clothing. Pengamatan selintas saya sepertinya SIK Clothing lebih banyak pilihan model dan warna. Disamping itu harga ecerannya yang relatif lebih murah daripada Qirani, OsMoes maupun Shabrina lebih memiliki daya tarik kepada para pembelinya. Memang untuk urusan bahan, Qirani dan OsMoes lebih baik dan lebih nyaman dipakai, oleh sebab itu kemungkinan harganya relatif diatas SIK Clothing.
Terus bagaimana dengan impian saya kedepan yaitu menjadi produsen busana muslim merek sendiri? Hehe..Ditunggu ya..Alasannya masih sibuk urusan lain nih
.
