Tag-Archive for » go giver «

Saturday, July 04th, 2009 | Author: Arif Haliman

Buku The Go-Giver Sang Pemberi yang saya resensi kemarin menurut saya sangat menarik. Tidak saja karena buku ini ditulis dalam bentuk cerita yang sangat ringan dan gampang diikuti, tapi sekaligus juga mempunyai misi yang sangat mulia, yaitu: Berilah, maka Anda akan menerima. Saya bisa membaca buku ini dalam waktu 2 jam saja, sebelum tidur malam :) .

Cerita yang terkandung didalam buku ini seperti istilah yang sering kita dengar, yaitu take and give. Tapi mulai sekarang harus kita balik menjadi give and take. Yang benar mestinya memang adalah memberi dulu, baru kemudian menerima. Kalau kita mendahulukan take, saya jamin selamanya kamu bakalan jadi pengemis. Emang bagus jadi seorang pengemis? Sama sekali tidak ada bagusnya. Tangan mereka selalu berada dibawah, tidak pernah diatas. Eh, omong-omong mengenai tangan diatas, silakan di cek website yang sangat provokatif dan inspiratif ini: TanganDiAtas.com.

Saya yakin istilah give and take akan terus bergaung ditengah-tengah kehidupan kita. Tidak bisa dipungkiri bahwa masyarakat sekarang ini cenderung semakin religius, tidak saja umat Islam, namun juga umat agama lain. Didalam Islam, maraknya para muslimah memakai busana muslim adalah salah satu contohnya. Secara langsung atau tidak, hal ini tentunya juga semakin menyuburkan praktik ‘memberi’ yang menjadi subyek buku The Go-Giver ini.

Didalam Islam, istilah semacam ini termasyur dengan yang namanya sedekah (shadaqoh). Sedekah bisa dalam bentuk macam-macam, apakah itu finansial, tenaga, waktu, pikiran dsb. Bahkan hanya tersenyum kepada seseorang dengan tulus dan iklas, orang itu sudah diganjar pahala oleh Allah SWT. Dalam prakteknya, sedekah bisa juga berwujud macam-macam seperti zakat, hibah, wakaf, dsb. Dan tahukah kamu? Tidak ditemukan adanya orang jadi jatuh miskin karena gemar bersedekah!

Allah SWT sendiri langsung yang mengatakannya lewat kalam-Nya Al Baqarah 2:261 :

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui“.

Tidak ketinggalan Rasulullah SAW dalam salah satu hadistnya:

‘Tidak akan berkurang rezeki orang yang bersedekah, kecuali bertambah, bertambah, dan bertambah”.

Masih tidak percaya? Kebangetan sekali! Itu yang bilang sendiri adalah Allah SWT dan Rasul-Nya lho. Atau coba saja lihat sekelilingmu. Bisa tetangga atau saudara dekatmu yang mungkin berkelimpahan harta. Amati dan perhatikan bagaimana mereka dalam bersedekah. Bukankah harta dan kekayaan mereka semakin bertambah, seiring dengan semakin besarnya mereka bersedekah? Tidak saja harta mereka bertambah, namun juga membawa berkah! Tidak kurang seorang Ustadz Yusuf Mansur pun gemar sekali mengingatkan para jamaahnya untuk senantiasa gemar bersedekah.

Kembali ke The Go-Giver, buku ini adalah produk orang Amerika yang notabene Barat. Meskipun hal seperti ini sudah dikandung oleh Al-Quran dan Hadist, namun tidak ada salahnya kita tetap membacanya, sebagai another view point atau sudut pandang lain yang bisa memperkaya dan menebalkan keyakinan kita atas kebenaran pentingnya memberi, memberi dan terus memberi, untuk kemudian nantinya kita bisa menerima, menerima dan terus menerima.

Kamu masih ingat tentang 5 Hukum Kesuksesan Tertinggi di resensi buku ini? Terutama kalau kamu adalah orang yang sudah bosan jadi pegawai dan berniat berganti kuadran menjadi business owner, ke 5 hukum ini akan mampu menjadi pelecut semangat tambahan. Baiklah, inilah hukum-hukum itu:

1) HUKUM NILAI
Nilai Anda sebenarnya ditentukan oleh berapa banyak yang Anda berikan dalam bentuk nilai lebih daripada pembayaran yang Anda peroleh.

2) HUKUM KOMPENSASI
Pendapatan Anda ditentukan oleh berapa banyak orang yang Anda layani dan sebagus apa Anda melayani mereka.

3) HUKUM PENGARUH
Pengaruh Anda ditentukan oleh berapa besar Anda mendahulukan kepentingan orang lain.

4) HUKUM AUTENTISITAS
Hadiah penting berharga yang harus Anda tawarkan adalah diri Anda sendiri.

5) HUKUM KEMAMPUAN UNTUK MENERIMA
Kunci untuk memberi dengan efektif adalah selalu terbuka untuk menerima.

Nah, tertarik untuk mengetahuinya lebih lanjut? Beli saja bukunya. Isinya ringan kok, dan bacaannya juga enak :) .

Friday, July 03rd, 2009 | Author: Arif Haliman

The Go-Giver atau Sang Pemberi adalah - seperti yang tertera disampul buku edisi bahasa Indonesianya - sebuah cerita singkat tentang ide bisnis yang penuh kekuatan. Buku karangan Bob Burg dan John David Mann ini berkisah tentang seorang profesional muda bernama Joe yang bekerja di sebuah perusahaan dengan bekerja sangat keras, cepat dan mengarah ke posisi puncak. Pendeknya, Joe adalah tipikal profesional muda masa kini yang bekerja penuh ambisi dan berkeinginan untuk menjadi bintang dibidangnya.

Namun betapa pun kerasnya dia bekerja dan terus bekerja, rasa-rasanya Joe semakin jauh dari apa yang dikatakan sebuah kemakmuran. Entah apakah itu kemakmuran finansial, kepuasan batin, ataupun dalam hal rumah tangga. Semakin dia mengejar kesuksesan itu, semakin menjauh pula kesuksesan itu. Sampai pada suatu waktu, lewat perantara seorang teman kerjanya, Joe bisa bertemu dengan Pindar - Sang Ketua - yang memberinya secara gratis apa yang disebutnya Lima Hukum Kesuksesan Tertinggi.

The Go-Giver mencoba memberi pengertian kepada semua orang di seluruh dunia, bahwa kita selama ini sering terjebak kepada sesuatu yang salah, namun itu dianggap benar. Salah satu contohnya adalah anggapan selalu memberi untuk orang lain (apakah itu dalam bentuk materi, ide, perhatian, dsb), maka kita akan menjadi bangkrut. Atau kekayaan tidak akan berpihak kepada kita.

Ternyata pada kenyataannya, sifat gemar memberi ini justru sebaliknya akan membuat pelakunya bertambah makmur dan bertambah kaya. Lewat beberapa contoh kejadian, The Go-Giver menceritakannya dengan sangat mudah, menarik, dan lugas. Pesan yang disampaikannya jelas, yaitu : “Berilah, dan Anda akan menerima”.

Lewat salah satu tokoh utamanya, yaitu Pindar - Sang Ketua, The Go-Giver menceritakan mengenai kisah 7 hari pertemuan-pertemuan. Pindar mempertemukan Joe dengan orang-orang yang telah lama dikenalnya, yaitu sederetan Sang Pemberi yang berprofesi sebagai seorang pengusaha restoran, seorang CEO, seorang penasihat finansial, seorang agen real estate, dan seorang lagi Sang Penghubung. Khusus Sang Penghubung ini baru bisa disingkap siapa dia sebenarnya di bagian akhir cerita, yang membuat Joe terlompat kaget.

Lima Hukum Tertinggi Kesuksesan yang terungkap di buku ini sebenarnya sudah kita pahami. Hanya saja seringnya kita melupakannya karena sudah tergerus oleh anggapan-anggapan salah kaprah yang sudah mendarah daging di kehidupan masyarakat. Dan parahnya mayoritas masyarakat mengamininya. Hanya sedikit orang yang mampu mengingatnya. Tidaklah mengherankan, jumlah orang yang sukses itu sangatlah sedikit dibanding jumlah orang yang kurang atau tidak sukses.

Judul Buku: The Go-Giver Sang Pemberi
Pengarang: Bob Burg dan John David Mann
Penerbit: PT. Elex Media Komputindo
Halaman: 142

eXTReMe Tracker