Tag-Archive for » chinmi «

Tuesday, November 03rd, 2009 | Author: Arif Haliman

Akhirnya, setelah saya menunggu lumayan lama untuk volume 6 lanjutan Kung Fu Boy Legends, hari minggu kemarin ternyata saya mendapatkannya juga di toko buku diskon Togamas Denpasar. Dasar juga nih Togamas, komik yang lama saya nanti-nantikan bukannya ditaruh ditempat yang mudah dilihat, eh malah ditaruh ditempat sempit paling pojok diantara tumpukan komik-komik ‘gak bermutu lainnya’ :(

Okay, di volume 6 ini, setidaknya 2 rasa penasaran terbesar saya sudah terjawab. Pertama tentang apakah Gunte si murid nomor satu guru Chinmi betul-betul mati setelah terjatuh dari atas benteng? Yang kedua tentang siapakah si Hakushin, satu diantara 10 Jagoan Benteng yang juga menguasai Jurus Peremuk Tulang?

Untuk jawaban yang pertama, saya memang sudah merasa yakin bahwa Gunte tidak akan mati. Maksudnya, mestinya memang tidak segampang itu dia mati. Kenyataannya, meskipun sebelumnya dia sempat kewalahan menghadapi musuhnya yang berbadan extra large, dan bersusah payah mendaki tebing benteng yang sangat terjal, toh dia akhirnya bisa juga melalui semua itu. Sewaktu dia terjatuh ke dasar benteng, ternyata disana merupakan tempat dimana sumber air benteng tersebut berasal. Jadinya alih-alih dia mati menghantam tanah atau batu, ternyata dia hanya menghujam menuju genangan kolam air raksasa itu, sehingga badannya tidak hancur, dan kemudian selamat. Selanjutnya bisa ditebak, dia segera bergabung keatas untuk membantu Chinmi dan Daruto cs dalam usahanya membebaskan Putri Mito.

Sementara itu, Chinmi yang bersiap-siap bertarung dengan Hakushin, dibikin penasaran hebat, yaitu, bagaimana Hakushin bisa menguasai Kungfu Peremuk Tulang? Setahu Chinmi, diakhir hayatnya, Guru Yosen jelas-jelas mewariskan ilmu ini hanya kepada Chinmi. Dijelaskan oleh Takeshi Maekawa sang pembuat cerita, ternyata Hakushin memperoleh ilmu ini dari Odo. Odo ini seorang pendekar tinggi besar yang kayaknya beraura jahat. Seingat saya dia belum pernah muncul di serial Kung Fu Boy manapun. Jadi masih belum jelas juga dia ini siapa. Mungkin (pastinya sih) Takeshi akan menjelaskan secara panjang lebar siapa Odo ini, ternyata apa hubungan dia dengan Guru Yosen.

Di volume 6 ini, kita akan disuguhi oleh pertarungan 2 jagoan yang menguasai Kungfu Peremuk Tulang. Keduanya sama-sama kuat. Keduanya saling tukar jurus ini dengan menghantamkannya ke tubuh lawan. Chinmi dan Hakushin bahkan sampai pada suatu momen mengharuskan keduanya saling meletakkan tangan mereka satu sama lain, untuk selanjutnya secara bersamaan menghantamkannya. Bisa ditebak, keduanya sama-sama terpental.

Sampai akhir volume 6 ini, keduanya masih bertarung dan belum selesai. Tampaknya, Hakushin yang sudah tidak sabar untuk mengakhiri pertarungan ini menantang Chinmi dengan mengatakan apa kita sebaiknya tidak buang-buang stamina lagi dengan saling hajar dalam pertarungan seperti ini? Dengan kata lain, Hakushin menantang Chinmi untuk to the point saja. Kungfu Peremuk Tulang langsung dihantamkan ke tubuh lawan dengan lawan berdiri tegak tanpa ada perlindungan dan perlawanan!

Semakin seru? Pasti. Semoga Elex Media Komputindo segera menelorkan volume berikutnya :)

Category: Pribadi  | Tags: ,  | One Comment
Saturday, October 24th, 2009 | Author: Arif Haliman

Saya adalah penggemar berat komik Kung Fu Boy. Dengan lakon utama Chinmi, komik besutan Takeshi Maekawa ini tidak terasa sudah mempunyai 3 serial yang berbeda. Bagi saya - dan mungkin juga kebanyakan kamu - komik Kung Fu Boy ini begitu menarik dan memukau tidak hanya dari segi jalannya cerita, namun juga berbagai macam jurus Kung Fu, baik yang diperagakan oleh guru Kung Fu dari Kuil Dairin ini, ataupun oleh lawan-lawannya.

Serial pertama dari komik asal Jepang ini adalah Kung Fu Boy. Saya lupa-lupa ingat, mungkin ada sekitar 40 an episode. Mohon maklum, saya mulai membaca komik ini sekitar saya masih kelas 4 SD! Itu artinya sejak 20 tahun yang lalu! Serial pertama ini kelahirannya seangkatan dengan sang legendaris Doraemon atau Dragon Ballz. Di serial ini menceritakan mengenai awal mula ‘ditemukannya’ Chinmi oleh salah satu biksu kuil Dairin yang menurut buku suci kuil bakal menjadi orang hebat. Dalam setiap nomor yang di release, selalu menceritakan penggembaraan Chinmi dalam belajar ilmu kung fu, yang tentu saja juga selalu ditemani oleh monyet kecilnya yang menggemaskan, Go Ku.

Di akhir episode, dalam kejuaraan bergengsi beladiri kejuaraan memperebutkan piala Yang Mulia Kaisar, Chinmi harus bertarung menghadapi sahabat paling karib yang dulu sempet menghilang dalam waktu yang sangat lama, yaitu Shie Fan. Shie Fan adalah seorang master ilmu tongkat tiada banding bimbingan Guru Yosu. Diakhir cerita yang dramatis itu, Chinmi dengan Kung Fu Kul Dairinnya yang mengandalkan Kung Fu Peremuk Tulang harus berhadapan dengan Ilmu Tongkat Berpilinnya Shie Fan. Seorang sahabat, namun harus bertarung satu sama lain di sebuah pertarungan resmi kerajaan.

Berikutnya, serial kedua berjudul New Kung Fu Boy. Serial ini muncul sekitar (kalau tidak salah) sewaktu saya sudah lulus kuliah tahun 2002, atau masa-masa awal bekerja. Tidak kalah dengan serial yang pertama, serial kedua ini tetap memukau dan menarik, dengan tema cerita berupa misi penyelamatan oleh Chinmi kepada sebuah kerajaan otonomi Ka Nan, yang diambil alih secara paksa oleh seorang penghasut bernama Jirai dengan Jenderal Boru sebagai tangan kanannya.

Yang Mulia Kaisar demi mendengar penjelasan Jenderal Oulin (orang kepercayaan Kaisar) bahwa aktor pembebas kerajaan ini adalah sang juara Chinmi di kejuaraan beladiri kerajaan, sangat antusias dan tertarik untuk menarik Chinmi menjalankan tugas yang penuh dengan resiko jauh lebih tinggi: Yaitu menyelidiki konflik yang terjadi di tubuh Angkatan Laut Kerajaan Cina!

Singkat cerita, misi rahasia dari Kaisar ini harus dilaksanakan. Dengan ditemani Shie Fan (juara kedua beladiri kerajaan) si Jurus Tongkat Berpilin dan Tan Tan (juara ketiga beladiri kerajaan) si Jurus Tendangan Kanton, lengkap sudah trio ini dalam menjalankan misi rahasia penuh resiko di tubuh angkatan laut.

Menurut saya, inilah cerita paling keren yang ada dalam sejarah terbitnya komik Kung Fu Boy. Dengan mengambil seting angkatan laut lengkap dengan armada kapal tempur berikut strategi, semangat dan kepemimpinan ala angkatan laut, episode ini bisa saya nobatkan sebagai episode terbaik! Selamat kepada Takeshi Maekawa! Hehe .. :)

Yang terakhir atau ketiga adalah serial Kung Fu Boy Legends. Seri ini baru saja terbitnya, sekitar akhir tahun 2008 kemarin. Sampai saya menulis ini, ceritanya masih sampai episode 5. Jadi belum tamat. Ayolah Pak Takeshi, segera teruskan episode ini secepatnya..

Di seri ketiga ini menceritakan Chinmi dengan ditemani murid nomor satunya Gunte. Misi mereka adalah memperkenalkan kepada khalayak ramai perihal kung fu kuil Dairin. Dalam perjalanannya, mereka malah berurusan dengan 10 Pendekar Kota Penjahat dengan Zeigan sebagai pemimpinnya.

Di cerita kali ini, Takeshi sepertinya ingin memberi suasana lain yang ‘lebih dewasa’. Misalnya, penggambaran secara ‘lebih berani’ Putri Mito yang sedang mandi ataupun sedang berpakaian. Pokoknya ditampilkan lebih seksi dan untuk dewasa. Juga cara membaca atau membolak-balik buku yang dimulai dari kanan (mirip Al-Quran).

Satu hal yang sangat membuat saya penasaran di serial ketiga episode kelima ini adalah: Benarkah Gunte tewas setelah meluncur dari ketinggian setelah dijatuhkan oleh lawannya? Dan siapakah si Hakushin, salah satu dari 10 Pendekar Kota Penjahat yang juga menguasai Kung Fu Peremuk Tulang?? Mestinya hanya Chinmi saja yang bisa menguasai jurus ini karena seingatnya Guru Yosen mewariskan jurus ini hanya kepada dirinya.

Semakin menarik saja Kung Fu Boy ini. Luar biasa. Dari saya usia SD sampai saya punya anak dan segera masuk SD, ini komik masih saja bisa membius saya :)

Category: Pribadi  | Tags: , ,  | One Comment
eXTReMe Tracker