Tag-Archive for » bedugul «

Thursday, June 11th, 2009 | Author: Arif Haliman

Menyambung informasi mengenai keberadaan masjid di Bali, ini ada satu lagi informasi dari saya mengenai sebuah masjid di Bali. Minggu kemarin saya kembali lagi ke tempat favorit rekereasi saya ini bersama ibu dan embah saya. Ceritanya nih, ngelencer sambil jalan-jalan bersama beliau-beliau sekembalinya dari acara mudik ke Mojokerto beberapa hari sebelumnya. Setelah shalat Ashar sekitar pukul 4 sore, tidak lupa saya mengabadikan masjid ini dengan latar depan foto saya yang gagah perkasa menyandang sarung tapi lupa bawa golok :)

Nah, terutama buat kamu yang sedang berekreasi ke Bali dan berkunjung ke Bedugul, tidak ada alasan untuk tidak bisa mendirikan shalat dengan nyaman di daerah ini. Sekedar tambahan informasi, daerah Baturiti Bedugul ini adalah salah satu daerah di Bali yang mayoritas dihuni oleh para muslim. Mereka berasal kebanyakan dari Bugis dan Jawa, dan juga penduduk asli yang sudah turun menurun menetap di daerah ini. Jadi jangan heran kalau walaupun para bule dan turis lokal banyak berseliweran disini, para pedagangnya yang wanita kebanyakan memakai kerudung atau jilbab.

Musholla dan masjid banyak dijumpai di daerah Bedugul ini. Tapi menurut saya yang paling spektakuler adalah Masjid Besar Al Hidayah Bedugul. Masjid ini lokasinya berada dibagian atas mirip bukit, dan menghadap langsung ke Danau Beratan Bedugul. Sumpah! Lokasi masjid ini sangatlah menawan karena viewnya yang aduhai langsung menghadap ke danau yang sangat terkenal indah itu. Seumur-umur baru sekali ini saya bisa shalat disebuah masjid dengan pemandangan danau di sebuah dataran tinggi berhawa sejuk. Adem deh..

Berulangkali saya berkunjung ke Danau Beratan Bedugul Bali seperti saat ini, namun sepertinya tidak pernah bosen. Hawanya yang suejuk dan sedikit romantis, membuat kangen siapa saja untuk berkunjung kembali ketempat ini. Kebun Raya Baturiti Bali yang sangat asri dan luas banget (kayak Kebun Raya Bogor gitu, dah) lokasinya juga sangat dekat dengan Masjid Besar Al Hidayah dan Danau Beratan Bedugul itu sendiri. Di dalam komplek kebun raya itu bahkan juga ada penginapan yang bertarif sekitar Rp 300.000 per malam. Warung buat makan? Jangan tanya deh, banyak bertebaran namun berada diluar komplek kebun. Kebanyakan makanan halal karena yang menjual adalah orang-orang muslim juga disana.

Okay deh..Nantikan lagi ya update masjid-masjid di pulau Bali edisi berikutnya!

Thursday, January 29th, 2009 | Author: Arif Haliman

Hari minggu tanggal 23 Januari kemarin saya bersama anak dan istri berwisata ke Kintamani dan Bedugul. Ikut serta juga kakak ipar dan mertua yang kebetulan baru datang dari Jawa untuk berkunjung ketempat kami di Bali. Jadinya kita beramai dalam satu mobil untuk berwisata ke dua tempat wisata favorit di Bali tersebut.

Sebenarnya kalau menurut rute perjalanan yang dilakukan oleh para agen perjalanan, rute Kintamani menuju Bedugul ini sangat tidak disarankan. Biasanya mereka menempatkan rute Kintamani pada hari 1, dan Bedugul pada hari 2 atau sebaliknya. Pokoknya tidak bisa dijadikan dalam 1 hari yang sama. Namun karena ini adalah plesir ’semau gue’ jadinya rute yang sedikit ngawur ini hantam aja bleh :)

Dari Denpasar sampai di Kintamani perlu waktu 2 jam, setelah sebelumnya mampir di Istana Tampak Siring dan ternyata ditolak masuk karena pas bukan lagi hari bebas berkunjung. Rutenya melewati daerah perbukitan atau pegunungan yang selalu menanjak. Sempet bikin puzing karena jalannya berbelok-belok, namun alhamdulillah sampai juga dengan selamat di Kintamani.

Kintamani adalah obyek wisata dengan pemandangan gunung berapi (volcano) yang dilengkapi dengan danau didepannya. Subhanallah, pemandangan yang kayak gini nih, danau dengan latar volcano jarang-jarang bisa kita nikmati. Sangat mengherankan sekaligus mendebarkan. Kok bisa ya..Kok ada ya sebuah tempat yang menurut saya aneh kayak gini.

Viewnya sendiri sangatlah indah. Pada hari itu kebetulan sedang gerimis, namun keindahannya masih nampak. Bisa dibayangkan kalau saja waktu itu hari sangat cerah, wah pasti makin ciamik pemandangannya. Untuk informasi, kalau kamu ingin melakukan shalat wajib di daerah Kintamani (bisanya kita kena waktu Dhuhur pas berkunjung ke Kintamani), ada masjil Al Muhajirin yang terletak sekitar 1 km setelah Kintamani kalau kita dari arah Denpasar.

Di Kintamani kita tidak lama. Setelah jepret sana jepret sini, perjalanan dilanjutkan menuju Bedugul. Bagi saya sendiri Bedugul bukanlah hal yang baru. Berulangkali saya sudah berkunjung kesana. Namun memang dasar Bedugul, kayaknya gak pernah bosan untuk berkunjung kesana. Atmospherenya selalu mampu membuat hati ini ingin kembali kesana (*halah*). Suasananya yang khas berupa pemandangan danau dengan latar belakang bukit hijau memang selalu bikin kangen.

Bedugul sendiri sebenarnya adalah nama sebuah daerah. Tempat wisatanya berupa komplek yang terdiri dari beberapa hal utama yaitu pura, danau dan pemandangan bukit di belakangnya. Untuk bisa menikmati Bedugul, ada 3 pintu masuk utama yang masing-masing menawarkan aroma wisata yang berbeda, namun kesemuanya tetap mengandalkan Danau Beratan sebagai obyek utamanya. 2 pintu masuk mengharuskan kita membayar tiket masuk, sedangkan 1 pintu masuk lainnya free. 2 pintu masuk yang berbayar (Rp 7500 per orang) memang menawarkan pemandangan dan atraksi tempat wisata yang sangat menarik. Sementara 1 pintu masuk gratis sepertinya pada awalnya hanya berupa tempat parkir kendaraan yang kemudian berkembang menjadi tempat mangkal para penjual bakso, es, makan ringan lengkap dengan warung-warung kecil disekitarnya. Jadinya walaupun hanya makan bakso dan jeruk panas, namun dengan pemandangan danau Beratan yang sangat indah itu, rasanya bisa seperti makan makan di restoran hotel berbintang 5 :)

Banyak yang bilang bahwa perjalan menuju Bedugul mirip perjalanan menuju Puncak di Bandung, atau Batu di Malang. Lengkap dengan suasanya dingin dan sejuk ala pegunungan, berwisata ketempat ini memang sangatlah asyik.

Tidak jauh dari Bedugul ada juga tempat wisata menarik lainnya yaitu Kebun Raya. Beraneka fruit atau buah bisa kita temukan ditempat ini. Suasananya sangat sejuk dan asri karena memang tempat ini berupa kebun atau taman yang sangat besar. Membawa keluarga dan makan siang dihamparan rumput ditempat ini sangat disarankan.

Category: Bali, Pribadi  | Tags: , ,  | 3 Comments
eXTReMe Tracker