Tag-Archive for » bali bombing «

Sunday, June 14th, 2009 | Author: Arif Haliman

Menyambung tulisan saya sebelumnya mengenai Bali Mendekati High Season, kali ini saya akan menulis mengenai betapa akan ramainya pulau Bali diserbu tidak hanya oleh para wisatawan domestik namun juga mancanegara. Ditulisan sebelumnya yang bercerita dari sisi wisatawan domestik, kali ini saya akan bercerita dari sisi wisatawan mancanegara, atau sebutan kerennya: Bule hehe..

Secara pribadi, saya menginformasikan bahwa Bali akan kembali ramai di high season Juli sampai Agustus tahun ini. Indikasinya adalah jumlah email booking Bali car rental saya berikut konfirmasinya melonjak tinggi (sekitar 2,5 kali lipat) dari kondisi normal atau low season pertengahan Januari sampai Juni. Untuk bulan Juni ini yang masih sampai di pertengahan bulan, pendapatan kotor website Bali car rental saya sudah mencapai target. Syukur Alhamdulillah… Harapan saya sampai dengan akhir Juni ini pendapatan itu masih bisa membumbung tinggi ;)

Saya yakin kondisi ini tidak hanya saya saja yang mengalaminya. Para kompetitor saya (mari kita sebut saja: rekan, agar konotasinya tidak berupa persaingan, namun kerjasama) pasti juga merasakan hal yang sama, yaitu email booking mereka meningkat, dan mestinya, juga konfirmasinya.

Kalau untuk bulan Juni saja sudah sangat terasa kenaikan tamu yang didapat, bulan Juli dan Agustus insyaAllah akan lebih besar lagi. Bisa dibilang bulan Juni ini masih berupa pemanasan. Ibaratnya motor di pagi hari yang perlu dipanasi. Kalau sudah cukup panas mesinnya, maka motor itu akan langsung tancap gas. Kalau sudah masuk Juli, dan juga Agustus, maka inilah masa-masa yang disebut high season di Bali: Masa ramai-ramainya Bali penuh sesak oleh kunjungan wisatawan domestik maupun bule.

Bisnis Bali car rental saya yang 90% menyasar para tamu dari luar negeri, tetap didominasi oleh tamu dari negara Eropa dan Asia. Menyusul kemudian adalah Australia. Warga negara Eropa yang paling banyak memakai jasa sewa mobil di Bali saya kebanyakan dari Jerman, Inggris, Spanyol, Perancis. Dari Asia yang terbanyak berasal dari Singapura, Malaysia, Thailand. Sisa 10% adalah peminjam mobil dari dalam negeri sendiri, utamanya mereka yang berasal dari Jakarta. Jadinya, lokal dan bule campur aduk jadi satu nantinya di Bali!

Maka, di high season ini, pelaku wisata di Bali lah yang akan sangat sumringah. Mereka seakan tidak merasa kesulitan untuk menjual apa yang menjadi barang jualannya. Bagi pemilik hotel, tingkat hunian kamar pastilah penuh. Bagi pemilik jasa sewa mobil Bali pastinya armada mobil mereka banyak yang beroperasi. Bagi pengelola restoran dan kafe, tentu juga tidak ketinggalan. Bagaimana dengan Joger Bali ? Aduh, yang ini dari dulu sampai sekarang kayaknya gak pernah sepi deh! :)

Menurut pengamatan saya, selama insyaAllah tidak ada kajadian aneh-aneh kayak Bali bombing kemarin, sepertinya tahun 2009 ini Bali betul-betul akan kembali ke performa terbaiknya. Setelah sebelumnya akhir tahun 2008 sudah mencapai titik tertinggi untuk kunjungan turisnya dibanding tahun-tahun sebelumnya, sepertinya tahun 2009 ini jumlah kunjungan akan meningkat. Para pelaku pariwisata di Bali insyaAllah bisa tetap tersenyum lebar menyambut tahun-tahun wisata berikutnya.

Bagaimana dengan persiapanku sendiri menyambut kondisi yang kian kondusif ini ? Well, website Bali Hotel saya sepertinya harus segera di tune up untuk segera bisa beraksi penuh mulai tahun ini. InsyaAllah!

Friday, June 12th, 2009 | Author: Arif Haliman

Bagi para pelaku bisnis pariwisata di Bali, bulan Juli dan Agustus di setiap tahunnya selalu dinanti-nanti. Pasalnya dibulan-bulan inilah para wisatawan lokal maupun mancanegara akan menyerbu Bali untuk berekreasi bersama teman-teman ataupun keluarga. Di kedua bulan inilah kesempatan para pelaku bisnis pariwisata untuk mengeruk keuntungan secara signifikan.

Bagi para wisatawan lokal, bulan Juli bertepatan dengan liburan sekolah. Seperti sudah menjadi tradisi, para siswa sekolah itu (biasanya anak sekolah menengah pertama dan menengah atas) akan berlibur ke pulau Dewa Bali bersama rombongan. Umumnya mereka mencarter bis dari daerah asal mereka dan berangkat berama-ramai menuju Bali. Tidak ketinggalan juga sebuah keluarga yang memilih berlibur sendiri dengan menumpang pesawat terbang. Para pelancong domestik ini seringnya berasal dari pulau Jawa seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan sekitarnya, Surabaya dan sekitarnya termasuk Malang. Namun tidak jarang pula pelancong dari Medan sering terlihat disini.

Begitulah yang sedang dan akan terjadi mengenai High Season (musim tinggi / ramai) di Bali. Sebagai salah satu pelaku bisnis pariwisata di Bali (dalam hal ini saya bergerak di usaha sewa mobil di Bali), saya merasakan adanya peningkatan permintaan dan konfirmasi sewa mobil melalui website saya http://www.baliwebby.com. Di pertengahan bulan Juni ini mestinya masih belum apa-apa. Mendekati akhir bulan, untuk wisatawan domestik, saya bisa memastikan permintaan sewa mobil ini akan semakin meningkat.

Tidak ketinggalan dengan penginapan baik itu berupa Bali Hotel, villa atau losmen (hotel kelas melati) sudah pasti akan fully booked juga. Saya mengetahui informasi ini dari beberapa penelpon yang ingin meminjam mobil, mereka sekalian minta dibookingkan sebuah kamar hotel di Bali. Mereka minta tolong lewat saya karena beberapa dari mereka sudah mulai kesulitan untuk mencari kamar yang masih kosong untuk hari-hari kedepan ini.

Begitulah, seiring dengan semakin membaiknya kondisi pariwisata Bali setelah sebelumnya dihajar 2 kali kejadian Bali bombing, roda perekonomian yang utamanya ditopang dari sektor pariwisata (tourism) semakin lancar dan kencang bergerak.

Yang ketiban rezeki tidak hanya mereka yang bergerak di bidang akomodasi (hotel, villa, losmen, dsb) dan transportasi (rental mobil, tur, charter, dsb) namun tentunya Pak Joger :) . Pendiri pabrik kata-kata kaos Joger Bali ini bisa dipastikan akan semakin buncit perutnya. Lihatlah betapa macetnya jalan raya depan tokonya di Kuta itu terutama menjelang sore hari. Hari biasa saja asal itu sabtu dan minggu selalu ramai disana. Bagaimana jadinya kalau itu nanti pas high season?? Udah deh, apalagi bawa mobil, jangan lewat sana dah!

Itu saja dulu sekilas pandangan mengenai Bali menyongsong high season tahun 2009 ini. Pasti ramai dan crowded! Dan harap diketahui, harga kamar hotel pastinya akan membumbung tinggi. Surcharge atau naiknya sekitar 10%. Lumayan itu..

Tulisan lain insyaAllah akan menyusul mengenai crowdednya Bali dilihat dari kunjungan para bule atau wisatawan mancanegara.

Nah, sudah siapkah kamu berlibur ke Bali liburan tahun ini?

eXTReMe Tracker