Sisi Offline Berbisnis Busana Muslim

Salah satu dari sekian banyak enaknya berbisnis busana muslim online adalah, seperti bisnis-bisnis yang bersifat online lainnya, yaitu tidak perlu tempat secara fisik untuk memajang barang dagangan kita sedemikian rupa untuk menarik minat pembeli. Barang dagangan tinggal dipasang saja di halaman-halaman website kita dan pembeli tinggal memilih langsung disana. Tapi bagaimana kalau bisnis busana muslim digarap secara offline?

Well, saya pribadi terus terang kurang atau belum berpengalaman mengenai hal ini. Disamping memang niat sejak awal ingin berjualan busana muslim hanya lewat media internet dan tidak buka toko dipinggir jalan atau dirumah, juga karena sebetulnya saya tidak begitu jago dalam hal bargaining atau tawar menawar dalam hal perdagangan. Jadi bisa kamu bayangkan, model orang kayak saya ini pastilah kurang cocok bila harus membuka sebuah usaha yang memerlukan kegiatan face to face atau bertatap muka langsung dengan pembeli.

Namun bukan berarti karena saya bersama istri berjualan hanya secara online terus tidak ada yang datang secara langsung mendatangi toko kami (eh, rumah kontrakan ding, bukan toko πŸ˜‰ ) di Denpasar Bali. Tidak, tidak seperti itu. Tetap saja ada satu dua orang yang langsung datang kerumah untuk berbelanja. Darimana mereka bisa tahu kami? Karena kami sebelumnya belum perah menyebarkan brosur di Denpasar, dan tidakΒ  pernah memasang iklan dimanapun sebelumnya, maka besar kemungkinan bahwa mereka tahunya langsung dari internet. Dan mereka membenarkan sewaktu saya tanyakan darimana mereka bisa tahu kami. Umumnya para pembeli yang langsung datang kerumah adalah mereka yang tinggal di Denpasar juga. Jadinya gampang saja untuk menemukan tempat kami.

Nah, berawal dari adanya satu dua pembeli yang langsung datang kerumah, kami punya ide bagaimana kalau sekalian mencetak brosur dan dibagi-bagikan disekitar kota Denpasar? Saya yang awalnya kurang begitu berkenan akhirnya jadi juga mewujudkan hal itu soalnya brosur yang bikin bukan saya, tapi istri saya. Jadinya saya tidak perlu repot-repot he he.. πŸ˜‰

Perlu diketahui bahwa niatan awal saya berjualan busana muslim online ini sangatlah sederhana. Yaitu bagaimana caranya agar istri tetap bekerja, namun tidak perlu kerja diluar, atau ikut orang. Ya akhirnya jadilah website busana muslim ini. Dalam perkembangannya syukur alhamdulillah, kalau diukur dengan tingkat kesibukan dan pendapatan ibu-ibu lainnya yang bekerja diluaran, istri bisa dibilang tidak kalah dengan mereka, bahkan mungkin lebih πŸ™‚

Kembali ke brosur diatas, ya begitulah, setelah brosur jadi, kita sebar-sebarkanlah brosur sederhana itu kesana kemari. Karena kita gemar berjamaah dimasjid, seringnya kita selipkan brosur itu di kaca depan mobil para jamaah πŸ™‚ Rencananya juga akan kita titipkan di warung-warung langganan kita. Beberapa warung sudah kita ajak omong, ada yang sukses mau, ada yang gatot (gagal total) πŸ™‚ . Kita happy saja melakukannya. Tidak ada target atau paksaan.

Hasilnya bagaimana? Tidak hanya dari segi finansial, namun lebih dari itu adalah silaturahmi yang terjalin diantara kami. Kami jadi banyak bertambah kenalan yang kadang-kadang bikin kaget juga, misalnya ketemunya di halaman masjid, eh ternyata dia rumahnya dibelakang rumah saya. Padahal sebelumnya tidak kenal sama sekali. Dan juga bertemu dengan banyak muslim dan muslimah lainnya dengan latar belakang pekerjaan dan daerah asal. Jadi banyak tahu informasi yang berkembang di kota Denpasar dan kota lain sekitar, khususnya yang berkaitan dengan kehidupan keislaman. Bahkan ada juga yang datang jauh-jauh dari Baturiti. Tahu Baturiti? Itu adalah daerah sekitar kawasan pariwisata terkenal di Pulau Bali, yaitu Bedugul. Suami istri ini begitu hebat dan bersemangatnya, hingga bisa-bisa seminggu 2 kali datang ke Denpasar untuk mengambil baju ditempat kami. Padahal jarak yang harus ditempuh adalah 1.5 jam perjalanan naik motor. Juga tidak ketinggalan bisa bersilaturahmi dengan para muslimah-muslimah cantik di Telkomsel Denpasar πŸ™‚

Hemm, berbisnis untuk tujuan menjadi kaya? Think once again..Berbisnis untuk tujuan agar urusan selalu diberi mudah dan lancar olehNya lewat jalur silaturahmi could be another great choice!

Did you enjoy this post? Why not leave a comment below and continue the conversation, or subscribe to my feed and get articles like this delivered automatically to your feed reader.

Comments

wow, minta izin tuk share ke teman ane di fb ya friend.

Leave a comment

(required)

(required)