Sekarang Ada ATM Drive-Thru di Bandara Ngurah Rai Bali

Dari sekian banyak hal-hal baru di bandara Ngurah Rai Bali (karena memang bandaranya sedang dikebut untuk perluasan dan pemugaran semua terminal), ada satu fasilitas yang baru saja diluncurkan. Fasilitas ini adalah Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Drive-thru, yang berlokasi diluar area bandara, tepat setelah kita menyerahkan tiket parkir mobil. ATM ini milik Bank Mandiri, yang sampai saat ini, terlihat sebagai satu-satunya fasilitas ATM drive-thru yang ada di bandara Bali.

Seperti layaknya kota besar, Denpasar sudah punya beberapa ATM drive-thru dibeberapa titik kota. Namun kali ini, dengan mengambil lokasi disebuah area bandara internasional, keputusan peluncuran salah satu fasilitas pendukung bandara ini sangatlah tepat. Dari segi prestise, Bank Mandiri akan terlihat semakin bersinar dibanding bank-bank lainnya. Di bandara itu, ada banyak banner BRI yang gegap gempita menyambut semua pelancong yang akan masuk bandara. Tidak ketinggalan banner BNI yang mejeng disemua koridor terminal kedatangan dan keberangkatan, baik di domestik maupun internasional. Jangan tanya bank-bank swasta lainnya: minimal mesin ATM mereka (bukan yang drive-thru) sudah bergentayangan banyak disana.

ATM drive-thru ini target pasarnya jelas, yaitu para turis (lokal atau manca), khususnya mereka yang bermobil, begitu keluar dari bandara Bali dan mereka butuh uang tunai untuk mengisi dompet mereka. Sebenarnya tidak hanya sekedar itu, ATM drive-thru ini juga melayani kegiatan perbankan lainnya, seperti pembayaran tagihan, isi ulang pulsa, dsb.

Baca Juga: Melia Bali: Resor Bintang Lima Peduli Budaya

Bagi orang Indonesia, nilai strategis keberadaan anjungan ini adalah semakin memperkuat posisi bank Mandiri di mata masyarakat. Bagi pelancong manca, khususnya dari Malaysia dan Singapura, dimana disana, bank Mandiri (dan juga BRI) sedang digadang-gadang untuk menjadi perusahaan kebanggaan nasional, tentunya diharapkan para pelancong jiran tersebut semakin aware bahwa bank Mandiri memang sedang ‘serius’. Jadi, sekembalinya ke negara mereka, mereka akan membawa kesan baik dan yakin tentang bank Mandiri.

Khusus mengenai targer pasar, saya yakin, hal itu bisa lebih luas lagi. Tidak hanya membidik para pelancong, namun juga membidik mereka yang dalam keseharian mengharuskan beraktifitas diseputaran bandara. Mereka bisa saja para pelaku wisata (supir dan guide), pekerja bandara (karyawan Angkasa Pura Airports, karyawan maskapai, karyawan kantin, dsb). Atau, membidik mereka yang kebetulan sekedar melintas didepan bandara. Daripada repot-repot masuk dahulu kearea bandara untuk mengambil uang tunai, lebih baik belok saja langsung ke drive-thru, tanpa turun dari kendaraan, dan langsung bertransaksi disana.

Sebagai orang yang hampir saban hari keluyuran di bandara, saya berharap keberadaan ATM drive-thru ini semakin menambah elok wajah bandara Ngurah Rai, yang ditarget rampung 100% bulan Mei ini. Sebelumnya, bandara ini memang mengenaskan: kecil, tak tampak modernitas dan very amburadul. Kontras dengan statusnya sebagai salah satu bandara tersibuk di Indonesia.

Dibandingkan dengan bandara Juanda Surabaya (yang statusnya tak lebih sibuk), bandara Ngurah Rai kalah telak kinclongnya. Mungkin hanya sebanding dengan bandara Adi Sucipto Yogyakarta yang juga imut itu. Namun kali ini, kita bisa berharap bandara ngurah Rai setidaknya tidak kalah kinclong dibanding bandara Juanda Surabaya.

Sekali lagi, semoga dengan akan selesainya perombakan besar-besaran bandara Ngurah Rai, kekinclongan wajah Bali secara keseluruhan juga akan ikut bertambah.

Arif Haliman

Owner Busana Muslim Bali

Owner Sewa Mobil & Motor Bali

Did you enjoy this post? Why not leave a comment below and continue the conversation, or subscribe to my feed and get articles like this delivered automatically to your feed reader.

Comments

No comments yet.

Leave a comment

(required)

(required)