Saya Ingin Berlibur ke Ubud

Saturday, January 3, 2009 15:19
Posted in category Bali, Pribadi
Comments Off

Hari minggu adalah hari yang tepat untuk mengendorkan syaraf. Untuk para pegawai kantoran, hari minggu saat yang tepat berkumpul dengan lebih intensif bersama keluarga, berkunjung ke teman atau saudara, atau hanya sekedar berdiam di rumah. Intinya adalah mengistirahatkan tubuh dengan kegiatan relaksasi dengan harapan tubuh bisa bergairah kerja kembali. Berkaitan dengan hal itu, saya juga ingin sedikit melakukan sedikit relaksasi hari minggu besok :)

Setelah melalui hari-hari melelahkan dan menegangkan kemarin tanggak 20 Des – 2 Jan, sekarang sepertinya saat yang tepat untuk memberi sedikit keadilan untuk tubuh. Hari-hari kemarin yang bikin lelah adalah masa peak season liburan di Bali yang mengharuskan saya menerima banyak sekali telpon dan email untuk pesan sewa mobil di Bali. Capek, tegang namun menyenangkan. Capek karena menindaklanjuti banyak email dan telpon. Tegang harap-harap cemas apakah ada komplain atau tidak. Namun kata orang-orang, capek tegang kayak gini adalah Happy Problem. Ya gimana gak happy lha wong terima banyak duit hehe..

Acara di hari minggu besok sih saya tidak perlu yang muluk-muluk. Kebetulan insyaAllah besok jam 9 pagi ada Avanza saya yang akan kelar masa pinjamnya oleh tamu yang di Bali Dyana Villas. Rencananya mumpung pas ada mobil datang dan pasca happy problem, mending dimanfaatkan saja sekalian untuk plesir. Saya inginnya pergi ke Ubud saja dah. Sembari menggembirakan anak dengan suasana alami, saya juga ingin mendatangi Bali Bird Park. Pengalaman sebelumnya yang ngajak anak rekreasi di Bali Zoo dan melihat aneka binatang, nih kayaknya anak saya juga bakalan riang gembira :)

Tapi kayaknya kalau hanya bepergian sendiri tanpa ada anak kecil lain kayaknya juga kurang sip. Musti ngajak temen yang punya anak kecil biar lebih seru. Moga-moga saja besok ada teman yang punya anak kecil yang bisa dibajak turut serta hehe..

Hem, liburan kayak gini bisa saya jadikan tren kayaknya. Yaitu pergi berlibur ketika sedang tidak liburan, dan berdiam dirumah saja ketika sedang musim liburan. Hehe..cool! Saya selintas membayangkan suasana libur panjang akhir Desember kemarin di Bali dengan suasananya yang kayak rimba yaitu crowded, hem kayaknya nggak deh. Matur suksma wae. Nih orang pada tumplek blek pas akhir tahun gak jadi ngilangin stress malah dapat stress. Dimana-mana macet man..! Juga pas lagi musim hujan. Sudah gitu harga kamar dan sebangsanya pada naik semua. Wah, kayaknya strategi liburan harus diganti nih.

Model pergi berlibur pada saat musim liburan adalah perilaku orang kantoran. Ya, mereka hanya bisa bepergian pada libur kantor kayak gitu. Sangat terbatas waktunya. Kalau saya syukurnya bukan orang kantoran. Saya orang rumahan yang alhamdulillah saban hari ngendon saja dirumah alias pekerjaan gak mengikat. Jadinya kapan saja bisa liburan. Hore asyiknya..!! Baiklah, semoga besok tidak ada halang rintangan yang merintang (*halah*), dan keinginan untuk pergi ke Ubud bisa terlaksana. Amin.

Ayo, berlibur ke Ubud!

Both comments and pings are currently closed.