Perang Darat Palestina-Israel Dimulai

Minggu malam kemarin perang darat antara Palestina dan Israel baru berlangsung. Setelah sebelumnya selama 8 hari sejak 27 Desember Israel terus menggunakan serangan udara lewat bom yang dijatuhkan dari pesawat tempurnya, sepertinya perang darat seperti inilah yang akan menentukan siapa yang akan kalah atau menang. Saya pribadi (dan juga kebanyakan orang) sebagai pendukung berat HAMAS (Harakat al-Muqāwamat al -Islāmiyyah atau Islamic Resistance Movement) dan Palestina tentu mengharap sekali bahwa perang darat ini akan menjadi kenyataan seperti apa yang kerap dilontarkan para petinggi HAMAS : “Gaza akan menjadi kuburan bagi semua tentara Isreal!”.

Saya mengharap hasil akhir dari perang darat ini akan terjadi seperti saat Israel dengan gobloknya menyerang Hizbullah di Lebanon pada tahun 2006. Perang selama 33 hari tersebut akhirnya menjadikan Israel berikut tentaranya pulang dengan wajah kuyu menanggung malu. Terkesan gagah dan garang sewaktu menyerbu masuk Lebanon selatan, eh lha kok pada hari ke 33 pulang dengan sukses babak belur.

Namun yang jelas kali ini yang dihadapi Israel bukanlah Hizbullah yang didukung secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi oleh Iran dan Syria. Dana pribadi yang dimiliki Hizbullah sangatlah melimpah. Yang dihadapi Israel kali ini adalah HAMAS, salah satu pergerakan pembebasan dari sebuah negeri miskin bernama Palestina. Dana pribadinya tidak cukup melimpah, dan puluhan tahun dicap oleh Amerika sebagai organisasi teroris yang kerap suplai dananya dikerut.

Yang membuat Israel wajib takut kepada HAMAS adalah bahwa pergerakan pembebasan Palestina ini adalah satu-satunya gerakan yang tidak pernah bisa diajak kompromi. Anggotanya sangat militan dan berani sekaligus diakui kepemimpinannya oleh mayoritas rakyat Palestina dengan memenangkan pemilu demokratis tahun 2007 yang bersih dan jujur, namun dianulir oleh Amerika dan sekutunya. Selain itu adalah mulai dari wanita, anak-anak hingga pria dewasa di negeri Palestina adalah kebanyakan pejuang. Lihatlah betapa intifadah (perlawanan dengan menggunakan lemparan batu dan ketapel) sangat membuat kerepotan serdadu Israel sejak dahulu kala. Dan seharusnya Israel hari-hari terakhir ini wajib semakin takut karena ulah agresinya itu sangat tidak disukai oleh masyarakat segenap penjuru dunia, mulai dari Arab hingga Indonesia, Eropa hingga Amerika. Banyak dijumpai berbagai demo dengan mengusung slogan “Mampuslah Zionis”, “SAVE PALESINE!“, “Hentikan Agresimu Hai Israel, dll”, yang kesemuanya bermuara kepada simpati perjuangan rakyat Palestina atas tragedi kemanusiaan ini.

Sejatinya perang darat ini hanya akan membawa hasil akhir yang begitu jelas: Hancurnya sama sekali kekuatan HAMAS apabila Israel menang, atau malah dipukul mundurnya serdadu Israel oleh perjuangan para pejuang HAMAS hingga mereka sekali lagi menanggung rasa malu yang besar pasca bentrok dengan Hizbullah.

Mari para saudara-saudara seiman dan sekeyakinan, kita sangat berharap kepada Allah SWT dan kokonsistenan para pejuang Palestina untuk meraih kemenangan dalam perang ini. Kelakukan buruk para pasukan Zionisme sudah dalam taraf membuat semua masyarakat muak, marah dan bosan. Sudah terlalu banyak kezaliman yang ditimulkan oleh para Zionisme Yahudi didunia ini. Jikalau mereka masih saja pongah saat ini, tidak lain karena masih didukung oleh Amerika. Coba bayangkan seandainya Amerika semakin moderat dalam memandang konflik Timur Tengah, bisa dipastikan Israel tidak bisa lagi seenaknya berbuat semena-mena. Eropa perlahan namun pasti juga akan menarik dukungannya kepada Israel, karena sejatinya kepentingan mereka atas kestabilan di Timur Tengah juga sangat besar.

Lantas, kita sebagai saudara muslim apa yang bisa kita lakukan? Saya pribadi masih sekedar bisa membantu lewat jalan dana di http://www.kispa.org. Juga aktif dalam berkampanye boikot produk-produk Israel dengan memasang banner di website Busana Muslim dan Sewa Mobil di Bali saya. Atau kamu juga bisa membantu sumbangan dana lewat http://www.hidayatullah.com atau sumbangan ke relawan medis MER-C.

Terkahir, doa dan harapan kepada keberhasilan perjuangan saudara kita di Gaza Palestina juga jangan dilupakan. HIDUP PALESTINA!

Save

Did you enjoy this post? Why not leave a comment below and continue the conversation, or subscribe to my feed and get articles like this delivered automatically to your feed reader.

Comments

Kabarkan semangat pejuang Palestina saudara-saudara kita. Kita cinta damai namun sikap Israel membuat muak….JAWS PAMPEER IS THE WEAKNESS MILITARY CAPABILITY IN PERSONAL. HIZBULLAH WILL CAPABLE ENOUGH TO DESTROY ISRAEL.

SAVE PALESTINA

Leave a comment

(required)

(required)