Majelis Hakim Hasilnya MENOLAK Eksepsi atau Pembelaan Ahok si Penista Agama

Alhamdulillah..Allahuakbar…Engkau Maha Besar, ya Allah..terima kasih. Siang ini 27 Desember 2016, eksepsi atau pembelaan si Penista Agama nomor wahid 2016, pada sidang ke 3 nya, dinyatakan DITOLAK oleh majelis hakim di PN Jakarta Utara yang diketuai oleh Dwiarso Budi Santiarto. Ini artinya, sidang tidak dibatalkan atau dihentikan, tapi dilanjutkan.

Ini berarti juga bahwa sidang akan berlanjut ke sidang ke 4, dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

Ini artinya juga, insyaAllah perlahan-lahan secara bertahap, dengan memohon dan mengharap kuasa Allah Ta’ala semata, si Penista nomor wahid ini akan berakhir di penjara.

Menurut berbagai media yang saya baca, PN Jakarta Utara yang berlokasi di Jl. Gajah Mada, seperti sidang-sidang sebelumnya, ramai oleh kedua pihak pendukung. Bahkan kali ini, dipihak pendukung dipenjaranya si penista agama, ada pihak GNPF-MUI yang memberikan layanan medis salah satunya dimotori oleh MER-C, gratis bagi semua pengunjung sidang. Tentu tak terkecuali untuk pihak pendukung si penista. Hal ini karena kesehatan adalah hal universal, sehingga tidak pada tempatnya apabila membeda-bedakan manusia dalam hal urusan kesehatan.

Seperti diketahui, berhasil diadakannya persidangan kasus penistaan agama ini, tak lain dan tak bukan setelah umat Islam Indonesia bergerak berdasarkan keimanan keada Allah Ta’ala, dengan mengadakan aksi besar-besaran.

Terutama pada Aksi Belas Islam 2 dan Aksi Belas Islam 3 yang akhirnya membuat persidangan ini berhasil diadakan, setelah sebelumnya pihak terkait adem ayem saja dalam menyikapinya.

Tak hanya itu, aksi-aksi tersebut juga melahirkan aksi lanjutan seperti Boikot sari roti dan lainnya, seperti media televisi Metro TV dimana isi beritanya selalu memojokkan umat Islam.

Arif Haliman

http://www.muslimbusana.com – Toko Busana Muslim Online di Bali

Did you enjoy this post? Why not leave a comment below and continue the conversation, or subscribe to my feed and get articles like this delivered automatically to your feed reader.

Comments

No comments yet.

Leave a comment

(required)

(required)