La Tahzan (Jangan Bersedih)

Kalau sampean tinggal di negara berkembang, yang entah kapan majunya, semacam Indonesia ini dan merasa makin ruwet, jangan dulu bersedih.Sebab, sesedih-sedihnya sampean, saya yakin, masih ada orang yang lebih sedih lagi disana. Orang itu tak harus ada di Indonesia, tapi bisa diluar negeri. Seperti contoh di Rusia, seperti yang akan saya ceritakan berikut.

Simaklah email dari tamu saya dibawah ini. Dari warga negara maju. Rusia, si Beruang Putih.

Salah satu negara super power. Terkenal dengan KGBnya. Paling luas sedunia wilayahnya. AS dan Kanada saja kalah. Apalagi NKRI.

Yang dari 10 wanitanya, ada 11 yang cantik. Yah, lebih kurang seperti Onatopp, tokoh antagonis di film James Bond: Golden Eye. Kalau di Indonesia, Sophia Latjuba dimasa mudanya, lah…

>Hello, Mr. Arif Haliman! My name is Natalia. Our friends from Russia in 2015, rented a car and always spoke well of you. Give us your coordinates. We were 4 people (two couples forty years). Need the car on the machine 4 -7 places, a small SUV. As the dollar in Russia has risen in price twice, and we can’t pay much. Because of the crisis in the country. Waiting for reply with prices. Thank you.

Sampean baca 4 kalimat terakhirnya.

Ya, ekonomi Rusia sedang terjun bebas. Nilai tukar dolar terhadap rubel bak gunung bersanding jurang.

Semua orang tahu penyebabnya. Terutama adalah harga minyak yang jatuh. Ikut perang di Suriah. Dimusuhi Amerika dan NATO. Terakhir, sempat bersitegang dengan Turki. Dan, tentu saja, perang dingin berkepanjangan dengan serumpunnya, Ukraina.

Rusia dan Ukraina ini, mirip-mirip dengan kesalnya antara orang muda Inggris dan Perancis kalau bertemu. Saling lempar ‘f*cking bastard’ (bajingan sialan) satu sama lain.

Atau, mirip juga dgn Indonesia vs Malaysia. Saling lempar ejekan. Malaysia ke kita: lambat macam siput. Kita ke Malaysia: malingsia.

Lepas dari itu, saya mengajak sampean, sesedih-sedihnya sampean, La Tahzan. Jangan bersedih.

Negara maju kayak gitu saja bisa termehek-mehek. Kesulitan uang. Di Rusia, gampang menemukan orang dipinggir jalan antri makanan di panti sosial.

Di Indonesia, insya Allah jangan sampai ada yang seperti itu.

La Tahzan. Jangan Bersedih, ya…!

Arif Haliman

http://www.muslimbusana.com – Toko Busana Muslim Online di Bali

Did you enjoy this post? Why not leave a comment below and continue the conversation, or subscribe to my feed and get articles like this delivered automatically to your feed reader.

Comments

No comments yet.

Leave a comment

(required)

(required)