Duh..Sony vs Sony
Monday, March 15, 2010 10:42
Kalau saja saya tidak ‘mengenal’ Sony AK sebelumnya, mungkin saya tidak akan tergelitik untuk menulis judul ini. Hanya karena Sony AK – lewat website http://www.sony-ak.com – pernah menjadi rujukan online saya dalam mencari informasi seputar web programming, maka terciptalah tulisan ini. Saya hanya tidak bisa diam saja tanpa suara, demi mendengar konflik konyol yang dipicu oleh Sony Corp Japan, menggugat nama domain yang dipergunakan oleh Sony Arianto Kurniawan (sony-ak.com) itu karena berpotensi membuat nama Sony Corp Japan menjadi tercemar.
Sony Corp, raksasa elektronik dari negeri Sakura itu, sepertinya akan bernasib sama dengan RS Omni International Tangerang, yang kemarin berseteru melawan Prita Mulyasari, perihal tentang curhat onlinenya mengenai buruknya pelayanan kesehatan yang dialaminya disana. Rumah sakit internasional itu wajahnya sudah babak belur, bopeng-bopeng, dihadapan mayoritas rakyat Indonesia. Sikap arogannya yang dengan segampang itu langsung memidanakan mantan pasiennya, tanpa terlebih dahulu usaha musyawarah atau negosiasi, dipandang buruk oleh sebagian besar masyarakat.
Kesalahan itu kembali diulang oleh perusahaan internasional lain. Sony Corp dengan gobloknya berkoar menyuruh Sony AK, dengan menyodorkan 2 opsi yang sama-sama sulit diterima: Masuk penjara atau hapus domain sony-ak.com. Walah!
Dengan alasan domain yang digunakan sony-ak.com menggunakan ‘merek Sony’, maka somasi dilayangkan ke Sony AK. Ini sangat menggelikan. Seketika itu juga demi mendengar berita ini, sekelebat terpikir ternyata memang di Jepang masih saja ada orang goblok
Atau, sepintar-pintarnya orang, masih saja kadang-kadang kumat gobloknya. Pak Nukman Luthfie, seorang Online Strategist yang saya pernah berfoto berdua dengannya, demi mendengar berita ini pasti akan geregetan juga dengan tindakan yang diambil Sony Corp ini.
Dengan alasan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI), semua nama berbau Sony dilarang. Seakan-akan, HAKI itu lebih tinggi kedudukannya dari Hak Orang Tua Memberi Nama Untuk Anaknya (HOTMNuA). Sony Corp berdiri tahun 1946, tahun dimana internet belum lahir. Domain sony-ak.com didaftarkan tahun 2003. Namun, hal itu mestinya tidak bisa berarti bahwa semua nama (domain) yang bersinggungan dengan nama sony menjadi semua milik Sony Corp.
Terlebih, lihat dulu konten situs sony-ak. Sama sekali jauh dari hal mengenai elektronik, apalagi menyinggung merek Sony Corp. Situs sony-ak.com hanya melulu berisi seputar internet, seperti PHP programming, social media, netwotking, hardware dan software komputer.
Saya adalah salah seorang saksi eksitensi situs itu sejak dari awal. Tahun 2003 adalah tahun dimana saya baru belajar web programming, khususnya PHP. Bisa dibilang saat itu saya bisa disebut programmer ecek-ecek, ingusan atau kemarin sore. Seperti layaknya anak kemarin sore yang jam terbangnya belum tinggi, jam terbang saya harus ditinggikan. Caranya dengan banyak berlatih mengerjakan beragam aplikasi web based. Dan, pada jaman itu, sony-ak.com adalah salah satu tempat ‘nongkrong’ favorit saya untuk menambah ilmu.
Disana banyak tersedia tips, tutorial dan how to seputar pemrograman komputer. Situs itu sangat membantu saya dalam belajar. Terlebih waktu itu masih menggunakan bahasa Indonesia. Sekarang sony-ak tampil dalam bahasa Inggris. ‘Guru online’ saya itu rupanya semakin maju saja.
Benar kata orang, ilmu semakin diajarkan, pemilik ilmu tidak akan pernah kehilangan ilmunya, tapi malah semakin bertambah.
Sebagai sesama blogger Indonesia, mari kita dukung Sony AK dari terkaman perusahaan internasional ini. Tentunya dengan cara yang sopan dan elegan. Jauhi dukungan bersifat anarkis dan emosional, namun lebih mengedepankan argumentasi berkepala dingin.
Arif Haliman – Owner Busana Muslim Bali


