Cara Merawat Kitten Anak Kucing Baru Lahir Umur 1 Bulan

Dari beberapa jenis hewan piaraan keluarga saya, yang menjadi favorit sekarang ini adalah anak kucing. Sudah barang tentu, anak kucing umur 1 bulan ini sedang lucu-lucunya. Dari umur 1 sampai 2 bulan ini, bayi kucing mungil ini menjadi favorit tak hanya anak-anak saya, tapi juga saya sendiri hehe… Ya, alhamdulillah induk kucing piaraan saya sudah sebulan ini sukses merawat anak kucingnya.

Anak Kucing TIdur Usia Satu Bulan

Sebetulnya, induk anak kucing saya yang bernama Oki itu, melahirkan 3 ekor anak kucing. Tapi sayangnya yang seekor mati ketika baru dilahirkan. Sebetulnya tidak langsung mati begitu dilahirkan, tapi saya rasa mati karena kedinginan. Oki melahirkan anak-anaknya sekitar jam 12 malam ketika kami semua sudah terlelap tidur. Tahunya jam 12 malam karena ketika kami berangkat tidur jam 10 malam, di teras rumah si Oki tumben ngeong-ngeong gak karuan. Sekedar informasi, saban malam kucing saya tak boleh masuk kedalam rumah dan harus tidur di teras.

PENYEBAB BAYI KUCING MATI

Kami semua tak mengira bahwa mengeong ribut tak seperti biasanya itu, apalagi dia sedang berperut besar, itu tandanya kucing akan melahirkan. Dan ternyata betul, besok subuhnya ketika hendak berangkat ke masjid untuk shalat subuh, saya menemukan 1 ekor bayi kucing mati terbujur kaku di sebelah induknya. Kebetulan semalam suntuk itu hujan begitu lebat, maka saya berasumsi bayi kucing yang mati itu karena kedinginan.

Anaknya yang kedua juga mati, itu terjadi pada minggu ke 2. Cepat sekali matinya. Pagi hari masih terlihat aktif dengan saling berdesakan dengan saudara kecilnya yang lain, menyusu terus di induknya, lha kok sore terlihat mulai lemas dan makin lemas di malam hari, dan esoknya mati. Saya tidak tahu kenapa itu bisa terjadi.

Nah, sekarang tinggal punya 1 anak kucing yang kami beri nama Kitty. Sedih memang karena yang 2 mati, tapi anak-anak tetap gembira karena masih ada 1 anak kucing yang sehat sampai usia 1 bukan. Jadinya, terutama anak-anak saya, hari-hari ini hiburan mereka bertambah dengan kehadiran anak kucing lucu dan menggemaskan ini. Setiap bangun tidur dan hendak berangkat sekolah, Kitty si anak kucing ini yang selalu dielusnya terlebih dahulu.

Omong-omong tentang kucing, banyak alasan yang menyertai mengapa memelihara kucing di rumah sangat dianjurkan. Selain kucing memang hewan yang ditakdirkan Allah Ta’ala untuk bisa dekat dan bersahabat dengan manusia, kucing juga binatang yang lucu.

Kelucuan kucing itu hampir meliputi semuanya; mukanya, ekornya, gerak geriknya, tidurnya, berjalannya, mengeongnya, pokoknya semuanya 🙂 Selain lucu, kucing juga terkenal sebagai binatang yang suka menjaga kebersihan. Setiap waktu doi selalu menjilati sekujur tubuhnya agar senantiasa bersih.

Kucing kalau habis pup, selalu mencari tempat yang tersembunyi. Terlebih kalau sudah disediakan ember pup berisi pasir, maka sudah pasti kucing akan otomatis pup dan kencing disana. Pinter, bukan?

Sekotor apapun badan kucing, misalnya habis main di comberan atau air sawah, tak sampai 30 menit dia mulai membersihkan tubuhnya sendiri, maka kinclong lagi dia. Apalagi kalau ada pemilik kucing yang rajin membawanya ke salon binarang, wah bisa dobel kinclong tuh kucing hehe…

Dibandingkan dengan anjing, memelihara kucing jauh lebih enteng dan menghibur. Anjing disamping super berisik, juga hobi membuat kekotoran. Biaya perawatannya pun sudah pasti lebih murah kucing. Anjing pupnya saja disembarang tempat, dan boro-boro mau menimbunnya pakai tanah atau pasir.

Baca Juga: Ciri-Ciri Ikan Nila Mau Bertelur dan Beranak

Nah, kembali ke kucing, saya ingin berbagi cerita mengenainya. Terutama tentang bagaimana cara merawat anak kucing usia 1 bulan.

TAHAPAN MERAWAT BAYI KUCING USIA 1 – 2 BULAN

Mengapa kok usia satu atau 2 bulan? Karena usia awal bulan ini adalah usia krusial / rentan apakah anak kucing itu bisa tetap hidup dan sehat, alih-alih mati di bulan pertama. Berdasarkan pengalaman saya, inilah cara merawat anak kucing, sekaligus saya jelaskan ciri-ciri perkembangan anak kucing dari minggu pertama hingga ke empat (satu bulan):

MINGGU 1
Ini adalah usia paling rentan untuk anak kucing. Terutama hari ke 1 dan 2. Kalau menemukan kucing piaraanmu beranak, segara beri perhatian kepada mereka.

Yang pertama buatkan kandang yang nyaman. Kandang bikinan sendiri dari karton air mineral Aqua juga bisa. Jangan sampai tak punya kandang. Tujuannya agar anak kucing nyaman dan hangat disana. Yang terpenting juga, beri alas. Alas bisa berupa kain, seperti handuk bekas, kaos bekas, atau keset alas kaki.

Jangan sesekali memisahkan antara induk dan anak kucing, karena mutlak sang anak perlu menyusu kepada induknya. Bahkan, ini adalah satu-satunya sumber pangan bagi anak kucing, tak boleh dikasih makanan atau minuman lain.

Pada minggu 1 ini, anak kucing masih belum bisa melihat dan mendengar (matanya merem dan telinganya menutup).

MINGGU 2
Pada minggu kedua ini, kalau berhasil melewati minggu pertama, anak kucing terlihat makin besar. Matanya sudah sedikit mulai terlihat, dan telinganya sedikit mulai terbuka. Hidungnya juga sering terlihat bergerak-gerak sedikit. Seperti halnya bayi manusia yang ketika baru lahir secara otomatis dan reflek mencari ASI ibundanya, seperti itu pula yang dilakukan oleh anak kucing.

Oiya hampir lupa, pada minggu ini, seperti halnya pada minggu pertama, sebisa mungkin jangan keseringan kamu mengambil anak kucing dan menggendongnya. Pada beberapa induk kucing, ada yang yang sensitif dan apabila anaknya keseringan dijamah oleh tangan manusia, dia tidak mau lagi menyusui anaknya. Ini bisa berbahaya.

MINGGU 3
Anak kucing akan makin terlihat sehat. Dia biasanya sudah bisa berdiri. Juga sudah bisa berjalan, walaupun pendek-pendek. Pun jalannya juga agak sempoyongan. Matanya sudah terbuka lebar. Pun demikian dengan kupingnya.

Pada minggu ke 3 ini, anak kucing sudah bisa diajak main-main dikit. Boleh sesekali digendong. Induknya juga biasanya sudah mulai agak tenang, tak waspada lagi kalau ada manusia gendong anaknya.

MINGGU 4
Saya ucapkan, Selamat! Kalau didalam memelihara anak kucing kamu berhasil sampai pada minggu ini, itu artinya peluang anak kucing tumbuh besar dan sehat semakin nyata. Pada minggu ini anak kucing sesekali sudah mau makan makanan kucing, dalam potongan kecil. Sesekali juga sudah mau minum dari tempat minumnya.

Pada periode ini, anak kucing sudah makin lincah bermain. Sudah tak canggung juga pura-pura saling terkam dengan induknya. Bermain seperti petak umpet juga bisa. Apalagi sekedar lompat-lompat kecil, dia juga sudah bisa.

Untuk informasi terakhir, bagaimana anak kucing buang pup atau buang kotoran?

Selama periode itu, anak kucing tidak pup atau kencing sendiri. Mereka dibantu oleh induknya, dengan cara menjilati anus dan nenen si anak.

BERAPA LAMA INDUK KUCING MENGANDUNG

Omong-omong, tahukah kamu berapa waktu yang diperlukan oleh induk kucing sejak kawin dengan kucing jantan, mengandung dan kemudian melahirkan? Berdasarkan pengalaman saya, lebih kurang waktunya adalanya 60 minggu atau 2 bulan.

Nah, ini informasi untuk kamu apabila kucing piaraanmu sedang hamil dan kemudian melahirkan. Sudah tahu kan, cara merawat anak-anak kucing itu? Selamat menikmati hari-hari lucu bersama anak-anak kucing, dan semoga berhasil…. 🙂

Arif Haliman

http://www.muslimbusana.com – Toko Busana Muslim Online di Bali

Busana Muslim Berkualitas

Did you enjoy this post? Why not leave a comment below and continue the conversation, or subscribe to my feed and get articles like this delivered automatically to your feed reader.

Comments

No comments yet.

Leave a comment

(required)

(required)