Thursday, November 19th, 2009 | Author: Arif Haliman

Hari minggu kemarin diadakan sebuah acara lomba sekaligus bazar di Masjid Agung Sudirman Denpasar. Acara yang digagas oleh FKMTI Bali ini patut diacungi jempol karena mampu menjadikan kegiatan ini sebagai ajang berkumpulnya warga muslim Pulau Dewata, yang saya yakin walaupun acara ini diadakan di Denpasar, tidak tertutup kemungkinan warga muslim lain yang tinggal di luar kota Denpasar seperti Tabanan, Kuta, Jimbaran, Nusa Dua atau mungkin Singaraja dan Baturiti Bedugul, juga ikut mendatanginya.

Acara yang dimaksudkan untuk berhalal-bihalal antar sesama warga muslim di Denpasar pada khususnya dan warga muslim di Bali pada umumnya pasca Lebaran bulan September 2009 kemarin ini betul-betul berlangsung meriah. Dengan mengambil tagline Festival Ketupat Lebaran : Membangun Kebersamaan Melalui Festival Ketupat Lebaran, panitia harus diberi salutasi mengenai keberhasilan acara ini.

Saya memperkirakan sudah masuk hitungan ribuan yang datang, termasuk para pengunjung anak-anak dan dewasa, peserta lomba dan bazar, pedagang asongan serta panitia itu sendiri. Panitianya saja mungkin kalau tidak salah ada lebih dari 50 personil. Saya tahunya karena ibu-ibu ini memakai seragam panitia, yang tersebar mulai dari stan lomba memasak, stan panggung, stan ceramah didalam masjid, dan stan peserta bazar.

Nah, omong-omong, dimanakah posisi saya di acara ini? Bisa dibilang saya adalah peserta (bazar) sekaligus pengunjung :) . Dibilang peserta karena memang istri saya ikut berpartisipasi berjualan Baju muslim di stan bazar. Dibilang pengunjung karena saya juga paling hobi untuk ikutan keluar masuk stan lain kalau ada acara seperti ini :)

Keikutsertaan istri di acara ini dengan membuka stan busana muslim, tidak lepas dari ajakan kawan sekaligus saudara kagetan di Bali. Saya bilang kagetan karena ketemunya di Bali, dan ternyata sama-sama sebagai wong Mojokerto di Bali hehe.. Terlebih lagi ada kecenderungan berpotensi memiliki hubungan keluarga di Mojokerto. Karena diajak, ya sudah, dengan semangat silaturahim lebih menyemarakkan kegiatan yang sangat positif ini, kami ikutan juga.

Isi bensin dulu sebelum beraksi..

Isi bensin dulu sebelum beraksi..

Disamping mengamati stan para penjual minuman segar (asli saat itu matahari sangat terik dan saya harus pontang-panting jaga 2 anak kecil yang ajaib, jadi sekedar mengamati minuman dingin itu bisa sedikit meniadakan dahaga :) ), tidak lupa saya mengamati juga aneka baju muslim yang ada di setiap stan. Disamping stan istri saya yang berpatungan dengan saudara tadi, ada kurang lebih 7 stan lainnya. Semuanya berjualan baju muslim.

Dari mulai merek Up 2 Date (yang ini asli mahal-mahal, sampai penjualnya saja ketahuan bawa Toyota Alphard) sampai yang tidak bermerek dan berharga murah pun tersedia. Merek-merek yang dijual disana diantaranya sudah sering saya lihat di internet. Saya agak lupa untuk menyebutkannya. Namun yang jelas, saya bersama istri masih setia mengusung merek-merek populer seperti kaos muslimah SIK Clothing, Qirani, Manet Busana Muslim ataupun Toyusin. Entah kapan bisa segera mengusung merek hasil produksi sendiri :(

Duo penglaris cilik..:)

Duo penglaris cilik..:)

Dari sisi bisnis offline yang sekarang sedang saya matangkan bersama istri, acara ini banyak memberikan pelajaran. Diantaranya, ternyata walaupun tinggal di Bali dimana muslim merupakan minoritas, namun rejeki sebagai pedagang baju muslim tetap terbuka lebar. Maksud saya, insyaAllah dagangan kita akan tetap laku, entah bagaimanapun caranya. Yang diingat, seberapapun kecilnya bilangan minoritas kita, tetap saja itu adalah sebuah komunitas. Yang namanya komunitas, faktor terpenting bukanlah kuantitas didalamnya, namun kualitas aksi yang bisa dihasilkan sehingga membawa dampak baik untuk masyarakat.

Selama ini kami masih fokus untuk tetap 100% online dalam berdagang busana muslim dengan mengambil basis di Bali. Namun, untuk semakin mengembangkan diri, bersilaturahim dan membawa manfaat untuk orang lain, berbisnis baju muslim offline sudah seharusnya insyaAllah tidak akan rugi untuk dicoba.

Bookmark and Share
Category: Pribadi
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Leave a Reply » Log in

eXTReMe Tracker