3 Jenis Buku Yang Sebaiknya Dibaca

Ada sekian banyak jenis buku atau bacaan yang bisa kita baca. Mulai dari jenis yang ringan seperti komik (anak maupun teenlit), sampai yang berat semacam buku filsafat, psikologi atau cerita detektif. Katanya, buku adalah jendela dunia. Ibarat jendela betulan, kalau kita punya kebanyakan jendela (yang terbuka), ancamannya bisa kena masuk angin, atau diserang nyamuk. Begitupun dengan buku. Kalau tema bacaan kita terlalu banyak, yang terjadi biasanya hanya akan kita beli, baca, lalu buang. Terlupakan begitu saja. Oleh karena itu, sebaiknya batasi tema buku bacaan kita. Pilihlah tema bacaan yang betul-betul menjadi kegemaran dan kebutuhan kita. Sehingga hasil dari bacaan itu betul-betul membawa manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Saya pribadi sangat gemar membaca. Itu terjadi sejak masih usia SD, dan terbawa sampai saya sudah punya anak usia SD 🙂 Kalau dirata-rata, mungkin seminggu sekali saya pasti masuk ke toko buku, dan begitu keluar ada saja buku yang saya tenteng. Nah, berkenaan dengan jenis buku bacaan, saya ingin sharing mengenai apa yang menjadi tema favorit buku bacaan saya selama ini. Setelah saya sortir, ternyata ada 3 jenis buku yang selalu, dan selalu, dan selalu saya beli. Ini adalah daftar mereka:

1. Buku Motivasi & Bisnis
Sesuai dengan profesi saya, yaitu seorang usahawan (toko baju muslim di Bali dan sewa mobil/motor), saya perlu untuk selalu mengupdate diri saya seputar dunia kewirausahaan dan motivasi. Seperti halnya iman yang kadang menaik dan kadang menurun, begitu juga dengan semangat kewirausahaan saya. Kalau sedang mood tinggi, maka menjalankan bisnis bisa begitu ringan dan menyenangkan. Namun, kalau sedang loyo dan lesu, bisnis bisa seperti berjalan di terowongan gelap sepanjang 50 kilometer :). Dengan membaca buku-buku jenis ini, biasanya akan membantu saya mengembalikan semangat yang hilang itu.

Buku motivasi dan bisnis yang saya baca, berasal dari karangan penulis lokal dan interlokal. Untuk penulis lokal, saya banyak mengoleksi buku-bukunya Ippho Santosa, Tung Desem Waringin, Muhammad Syafi’i Antonio, Rhenald Kasali, Bong Chandra, dsb. Untuk penulis interlokal, saya mengoleksi karya (versi Bahasa Indonesia) Donald Trump, Robert Kiyosaki, Brian Tracy, Jon Gordon, dsb.

2. Buku Agama
Apapun profesi, latar belakang, dan berapapun usiamu sekarang, adalah wajib untuk membeli buku-buku agama. Ingat, orientasi tertinggi kita hidup didunia ini adalah untuk beribadah kepada Allah Swt, tuhan pemilik semesta alam ini. Dan, agar ibadah kita sempurna dan selalu termotivasi beribadah, membaca buku agama adalah salah satu cara terbaik. Membaca buku tentang tata cara beribadah yang benar bisa membawa kesempurnaan ibadah kita. Membaca buku tentang Rasul dan para sahabat, serta para pahlawan dunia Islam bisa mendorong diri kita untuk bisa berbuat seperti mereka. Membaca buku tentang sejarah Islam dan agama-agama lain bisa meluaskan cakrawala keagamaan kita.

Sekali lagi, hal-hal mengenai keagamaan adalah hal mutlak yang harus kita masukkan dalam daftar bacaan kita. Kecuali mungkin kamu seorang atheis, bolehlah buku jenis ini dihapus dari daftar 🙂

3. Buku Komik
Sejujurnya, ini adalah jenis yang paling saya suka. Mengapa? Karena tanggung jawabnya paling ringan, atau malah tidak ada hehe..Kalau buku bisnis, kita punya tanggung jawab untuk menerapkan isi buku itu untuk segera kita eksekusi dalam bidang bisnis kita. Apalagi buku tentang keagamaan. Jangan sampai misalnya, kita telah selesai membaca buku mengenai bab shalat berikut ancaman-ancaman meninggalkan shalat, setelah itu malah kita tidak shalat. Itu namanya tidak mengambil pelajaran dari apa yang sudah kita baca. Nah, berbeda dengan membaca komik. Nilai utama dari membaca buku komik memang dimaksudkan untuk menurunkan tensi ketegangan kita, setelah berpeluh lelah menjalankan bisnis, dan khusuk terus menerus menjalankan ibadah. Jadi, bagi saya, komik adalah penyeimbang antara kehidupan ‘serius’ bisnis dan agama, dan kehidupan ‘guyon’ keseharian. Alangkah menyenangkannya bisa tersenyum lebar, ketawa dan hati gembira setelah terhibur oleh komik-komik itu.

Buku komik yang saya sukai jenisnya beragam. Mulai komik anak-anak bangsanya Sinchan dan Doraemon, komik remaja sebangsa serial Lupus, Asterix & Obelix, Tintin dan Kungfu Boy, hingga ke komik yang agak serius karangan Sir Arthur Conan Doyle, Agatha Christie, Dan Brown, dan John Grisham.

Nah, apa yang menjadi jenis bacaan favoritmu ? Apapun itu, pesan saya, batasi hanya jenis atau tema yang menjadi kegemaran dan menjadi hasratmu. Kecuali kamu seorang psikolog, tak usahlah membaca buku-buku berat seputar ilmu psikologi dan filsafat. Kecuali kamu seorang maniak komputer, tak usahlah membeli buku-buku komputer yang seakan tak pernah berhenti dicetak itu. Lagipula, ilmu-ilmu komputer seperti mengenai pemrograman komputer banyak tersedia secara gratis di internet.

Saya, yang dulu berprofesi sebagai web programmer, tak secuil pun buku mengenai pemrograman web yang pernah saya beli. Saya cukup mempelajarinya di internet, yang banyak berserakan disana secara gratis.

Arif Haliman

http://www.muslimbusana.com – Toko Busana Muslim di Bali
http://www.baliwebby.com – Sewa Mobil & Motor di Bali

Did you enjoy this post? Why not leave a comment below and continue the conversation, or subscribe to my feed and get articles like this delivered automatically to your feed reader.

Comments

🙂 lebih suka dg motivasi buku tung desem waringin 🙂
Tung sangat hebat dibidang perbankan..
Dia bisa menaikkan bank BCA menjadi bank terbaik nomer 3 di indonesia

Leave a comment

(required)

(required)