Tinggal hitungan jam lagi tahun 2009 Masehi akan segera berakhir dan berganti dengan tahun baru 2010. Seperti tahun-tahun biasanya, jika kebanyakan orang merayakan pergantian malam tahun baru dengan sangat hinggar binggarnya, saya bersama keluarga tidaklah begitu. Saya lebih baik melewatkannya dengan biasa saja seperti layaknya malam yang lainnya. Hal ini selalu saya ajarkan kepada istri dan anak untuk tidak perlu ikut ‘bergembira’, apalagi sekedar menyalakan mercon di malam hari yang sering membuat takut dan kaget orang itu.
Momen seperti pergantian tahun, bagi saya, adalah momen terbaik untuk muhasabah, atau melakukan introspeksi diri. Sudah kemana saja, udah ngapain saja, dan sudah sampai mana kualitas pribadi dan keluarga pada titik ini. Apakah ada kemajuan? Atau justru malah kemunduran? Kalau ternyata mengalami kemunduran, atau masih saja jalan ditempat, maka hidup kamu bisa disebut Merugi. Hadist Nabi Muhammad saya tuliskan secara simpel: Jika hari ini lebih baik dari kemarin = BERUNTUNG. Jika hari ini lebih jelek dari kemarin: MERUGI.
Momen pergantian tahun bagi saya, dalam hal ini ditinjau dari posisi saya sebagai seorang usahawan, lebih baik digunakan untuk mensyukuri segala nikmat kebarokahan dan kemudahan didalam menjalankan dan mengembangkan usaha. Dalam pinta dan doa saya berkaitan dengan usaha yang saya jalankan yaitu salah satunya Rental Car Bali, saya senantiasa meminta diberi barokah. Apa itu barokah? Barokah (sering disebut juga berkah) adalah segala hal yang kita miliki (entah besar atau kecil, banyak atau sedikit) namun kesemuanya itu senantiasa membawa kemaslahatan bersama. Artinya, kalau misalnya kita punya uang 1 juta, kita dan orang lain (keluarga atau lingkungan kita) akan ikut merasakan manfaatnya. Kalo kita punya uang 100 juta, bersama-sama kita juga tetap akan merasakan manfaatnya. Singkatnya, barokah adalah kemampuan membawa manfaat untuk diri sendiri dan orang lain.
Lantas, yang seperti apa sesuatu yang tidak barokah? Banyak contohnya. Kita punya uang, tapi sakit senantiasa mendera kita. Kita punya kekayaan, tapi tidak mampu untuk sedekah bahkan dalam jumlah kecil. Kita punya keahlian berdagang, tapi senantiasa gagal. Kita punya istri, namun senantiasa cekcok, kita punya anak, namun senantiasa membuat kita susah, dsb. Dalam kondisi seperti ini, mana bisa kita leluasa membawa manfaat untuk orang lain, kalau untuk diri sendiri saja sudah susah?
Oleh karena itu, sangatlah penting untuk meminta kepada Allah SWT, untuk kita diberi segala sesuatu yang penuh barokah. Barokah itu bisa menenangkan hati dan menentramkan pikiran. Kalu hati serta pikiran senantiasa tenang dan tentram, maka yang kita dapat adalah keikhlasan. Dan percayalah, dengan ikhlas senantiasa bersemayam dalam hati kita, segala hal yang kita inginkan akan mudah dengan sendirinya berduyun-duyun mendatangi kita. Entah itu berupa kekayaan, meningkatnya bisnis, bertambahnya relasi, bertambah baik sikap istri dan anak kita, dan lain sebagainya.
Dalam pergantian tahun baru, janganlah merayakannya dengan gegap gempita. Tengoklah kanan-kiri kita, tetangga-tetangga kita, saudara-saudara kita, masih banyak yang mengalami kesusahan dan penderitaan. Tengoklah kondisi negara Indonesia tercinta ini, sungguh malu kita ditengah-tengah bermacam kekisruhan yang malanda dan tumpukan hutang negara yang makin menggunung, kita masih saja tidak peka. Marilah kita sedikit bersimpati dan berempati, dengan sekedarnya saja didalam menyambut malam tahun baru.
Mari kita siapkan diri menyambut tahun 2010 dengan penuh keyakinan dan optimisme tinggi, untuk kemudian bisa berbuat banyak untuk diri sendiri, keluarga, agama, dan negara Indonesia tercinta.



